Ahok Ragukan Data BPS Soal Penduduk Miskin Jakarta

    LB Ciputri Hutabarat - 19 Juli 2016 14:26 WIB
    Ahok Ragukan Data BPS Soal Penduduk Miskin Jakarta
    Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.Foto: Antara/Hafidz Mubarak
    medcom.id, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tak sepakat dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI yang menyebut warga miskin Jakarta sebanyak 384.300. Ahok menyebut survei BPS meragukan.
     
    Ahok tak sepaham dengan konsep penghitungan kemiskinan di Ibu Kota yang dilakukan BPS. BPS DKI menghitung kemiskinan bukan dari penduduk yang memiliki KTP DKI.
     
    "BPS itu menghitung semua orang yang ketemu di DKI. Di tempat kumuh dihitung juga, padahal tak semua orang Jakarta," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (19/7/2016).
     
    Menurut Ahok, BPS seharusnya menghitung angka kemiskinan Ibu Kota berdasarkan KTP Jakarta. Karena, setiap program subsidi pemprov seperti bus murah, rusun murah, dan subsidi daging hanya ditujukan kepada warga yang memiliki KTP DKI.
     
    "Kita enggak bisa tahan orang datang ke Jakarta. Jadi saya tidak setuju konsep survei BPS seperti itu," ujar Ahok.
     
    Meski begitu, Ahok tak menampik angka kemiskinan di DKI termasuk tinggi. Cara menekannya, kata Ahok, dengan cara menekan angka kebutuhan hidup. Contohnya, DKI tahun ini memberikan subsidi transportasi Rp3,2 triliun dan subsidi pendidikan sebanyak Rp2 triliun.
     
    "Kita enggak ingin habiskan infrastruktur dengan APBD. Biar infrastruktur urusan pengembang seperti untuk ERP. Terakhir kita mau bangun rusun di atas Depo LRT Kelapa Gading dengan subsidi 80 persen," ujarnya.
     
    BPS DKI merilis jumlah kemiskinan di DKI pada Maret 2016 sebanyak 384.300 orang. Angka itu menurun dibanding Maret 2015 yang mencapai 398.920 orang.
     
    Namun jumlah kemiskinan Maret 2016 ini naik jika dibanding September 2015 yang sempat mencapai 368.670 orang atau 3,61 persen dari total jumlah penduduk di DKI Jakarta.
     



    (FZN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id