DKI Terima Hampir 7.000 Laporan Pelanggaran PSBB

    Sri Yanti Nainggolan - 14 Oktober 2020 15:29 WIB
    DKI Terima Hampir 7.000 Laporan Pelanggaran PSBB
    Ilustrasi warga berkegiatan di tengah PSBB transisi. Antara/Nova Wahyudi
    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerima hampir 7.000 aduan pelanggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Laporan daring maupun langsung tersebut dikumpulkan dari 1 Maret hingga 11 Oktober 2020.

    "Kami telah menerima sebanyak 6.886 laporan pelanggaran PSBB dari 4.404 pelapor," ujar Kepala UP Jakarta Smart City Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Yudhistira Nugraha dalam keterangan tertulis, Rabu, 14 Oktober 2020.

    Ia menjelaskan tren jumlah laporan sempat turun selama masa PSBB transisi. Namun, jumlah laporan kembali melonjak saat penerapan kebijakan rem darurat. Sebanyak 167 laporan yang masuk pada 18 September 2020 menjadi pengaduan harian tertinggi PSBB diterapkan.

    Sebanyak 6.686 laporan (97,1 persen) sudah ditindaklanjuti dan diselesaikan Pemprov DKI Jakarta. Sementara itu, 1,9 persen masih dalam koordinasi dan 0,6 persen menunggu diproses.

    Baca: Tiga Perusahaan Ditutup di Hari Pertama PSBB Transisi

    Ada 20 laporan dalam proses disposisi. Kemudian, 9 laporan masih dalam proses tindak lanjut oleh petugas organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

    Aduan paling banyak masuk ke aplikasi Jakarta Kini (JAKI), 2.099 laporan. Kemudian Twitter (1.131 laporan), surat elektronik atau email (1.081 laporan), SMS center (808 laporan), dan Qlue (674 laporan).

    Ada juga yang melapor melalui Facebook (517 laporan), Lapor 1708 (461 laporan), akun Twitter Gubernur Anies Baswedan (84 laporan), dan Balai Warga (31 laporan).

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id