PSBB Ketat, KPK Ubah Sistem Kerja

    Candra Yuri Nuralam - 11 Januari 2021 08:57 WIB
    PSBB Ketat, KPK Ubah Sistem Kerja
    ilustrasi/Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengubah sistem kerja menyikapi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat di DKI. Hanya seperempat dari total karyawan yang bekerja di kantor.

    "Terhitung tanggal 11 Januari 2021, diberlakukan ketentuan kehadiran fisik menggunakan proporsi 25 persen bekerja dari kantor dan 75 persen bekerja dari rumah," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri berdasarkan keterangan tertulisnya, Senin, 11 Januari 2021.

    Baca: Aturan Detail PSBB Ketat DKI

    Jam kerja karyawan juga dipersingkat. Pegawai Lembaga Antikorupsi hanya bekerja delapan jam dalam sehari.

    KPK juga memperketat protokol kesehatan untuk pegawai yang bekerja di kantor. Lembaga Antikorupsi itu tidak mau memperburuk kasus covid-19 di Indonesia.

    "Antara lain memakai masker, melakukan physical distancing dalam pengaturan duduk pada saat di ruang kerja, ruang rapat maupun di dalam lift, rutin mencuci tangan, serta tindakan protokol kesehatan lainnya guna mencegah penyebaran covid-19," ujar Ali.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id