Wagub DKI Bela Satpol PP Soal Kerumunan di Acara Rizieq

    Theofilus Ifan Sucipto - 18 November 2020 01:15 WIB
    Wagub DKI Bela Satpol PP Soal Kerumunan di Acara Rizieq
    Satpol PP memasang stiker pengumuman penutupan sementara tempat hiburan di Jakarta, Senin, 22 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Christian
    Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, membantah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI lalai menertibkan kerumunan di acara pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Satpol PP dinilai telah menjalankan tugasnya dengan baik.

    "Itu bukan pembiaran. Satpol PP itu kan tugasnya menertibkan," kata Riza saat dihubungi, Selasa, 17 November 2020.

    Riza mengatakan Satpol PP DKI sudah berkoordinasi agar acara berlangsung sesuai protokol kesehatan. Kemudian, Satpol PP mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengantarkan surat denda Rp50 juta kepada Rizieq.

    Baca: Diperiksa 9 Jam, Anies Dicecar 33 Pertanyaan

    Politikus Partai Gerindra itu memastikan belum ada rencana mencopot Kepala Satpol PP DKI, Arifin. Namun, Pemprov DKI bakal mengevaluasi dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

    "Kita terus berdialog mencari solusi terbaik terkait penanganan covid-19 (virus korona) di seluruh wilayah," papar Riza. 

    Acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Rizieq, Sabtu, 14 November 2020, ramai didatangi orang. Jemaah berkerumun tanpa menjaga jarak.
     
    Sejumlah peserta kedapatan tidak memakai masker. Sebagian peserta mengenakan masker tidak sesuai ketentuan, seperti dipakai di bawah dagu.

    Kepala Satpol PP DKI Arifin menuturkan Rizieq ditindak sesuai Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan. Rizieq dikenakan sanksi progresif jika kembali mengulangi kesalahan.

    Selain itu, Satpol PP menindak 36 pengikut Rizieq yang tidak menggunakan masker sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka diberi sanksi kerja sosial maupun sanksi denda Rp250 ribu.

    "Prinsipnya, semua aktivitas masyarakat itu sudah ada panduannya, sudah ada pedomannya, ada pembatasannya. Kegiatannya harus dipastikan dari protokol covid-19 terpenuhi," ujar Arifin.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id