Pedagang Pasar Kenari Buka Pintu bagi PKL Senen

    Medcom - 30 November 2019 16:04 WIB
    Pedagang Pasar Kenari Buka Pintu bagi PKL Senen
    Kios alat listrik di Pasar Kenari, Jakarta Pusat. Foto: Medcom.id/Nisrina Kirana
    Jakarta: Penghuni Pasar Kenari, Jakarta Pusat (Jakpus), siap berbagi lapak dengan pedagang kaki lima (PKL), Pasar Senen, Jakpus. Mereka tak keberatan harus satu atap dengan PKL yang direlokasi dari trotoar Senen. 

    "Kita sudah tahu, tapi ya enggak masalah sih," kata pedagang Hanen, 38, di Pasar Kenari kepada Medcom.id, Sabtu, 30 November 2019.

    Pedagang pakaian Pasar Senen memang sempat berjualan di lantai dua Pasar Kenari. Mereka menempati Pasar Kenari selama selama tiga bulan. Selepas kepergian mereka, kios-kios di lantai dua kosong hingga saat ini.

    Pedagang Pasar Kenari Buka Pintu bagi PKL Senen
    Kios kosong di Pasar Kenari, Jakarta Pusat. Foto: Medcom.id/Nisrina Kirana

    Sementara itu, pedagang buku yang dulunya berjualan di area Terminal Pasar Senen menempati lantai tiga Pasar Kenari. Kios-kios di lantai ini tertata rapih dan bersih dengan cat putih dan lantai keramik. 

    Sejak April 2019, pedagang buku itu direlokasi ke Pasar Kenari. Mereka dibebaskan dari biaya sewa oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selama satu tahun. Mereka hanya dikenakan biaya perawatan kebersihan dan keamanan. 

    Dengan tempat yang lebih memadai, para pedagang buku mengaku lebih nyaman. Mereka mau bertahan di Pasar Kenari ketimbang kembali berdagang di kawasan Terminal Pasar Senen.

    Pedagang Pasar Kenari Buka Pintu bagi PKL Senen
    Kios buku di Pasar Kenari, Jakarta Pusat. Foto: Medcom.id/Nisrina Kirana

    Pasar Kenari sejatinya dikenal masyarakat sebagai lapak peralatan listrik. Pasar  ini memiliki empat lantai. Lantai dasar Pasar Kenari ramai dengan pengunjung yang berlalu-lalang baik untuk membeli peralatan listrik maupun hanya sekadar melihat-lihat.
      
    Pedagang di lantai satu ini hampir penuh terisi. Sementara itu, lantai dua Pasar Kenari lebih sepi pengunjung. Beberapa kios juga kosong. Ruko di lantai dua ini yang akan digunakan sebagai tempat relokasi PKL Pasar Senen.

    Dalam sebulan, para pedagang di Pasar Kenari dikenakan biaya sewa sebesar Rp520 ribu per meter untuk lantai dua dan Rp750 per meter untuk lantai dasar. Mereka juga dikenakan biaya keamanan dan kebersihan Rp85 ribu per meter dan biaya listrik.

    PKL trotoar Pasar Senen mulai direkolasi ke Pasar Kenari, Minggu, 1 Desember 2019. Sebanyak 108 kios di Pasar Kenari akan diberikan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya kepada para PKL.

    PKL berjualan di jalan raya setelah kios mereka di Pasar Senen terbakar pada Kamis, 19 Januari 2017. Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi telah menyosialisasikan rencana itu kepada pedagang. Namun, sebagian besar PKL menolak dipindah ke Pasar Kenari. (Nisrina Kirana)



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id