• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

DKI Anggarkan Rp500 Miliar untuk Lahan eks Kedubes Inggris

Nur Azizah - 12 Oktober 2018 14:08 wib
Lahan eks Kedutaan Besar Inggris di kawasan Bundaran HI, Jakarta
Lahan eks Kedutaan Besar Inggris di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Foto Google Maps.

Jakarta: PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengajukan penyertaan modal daerah (PMD) Rp500 miliar di APBD DKI 2019. Uang akan digunakan untuk membeli lahan yang di atasnya berdiri Kedutaan Besar Inggris.
 
Adalah Pemerintah DKI yang memerintahkan Jakpro membeli lahan bekas Kedubes Inggris. Buat apa, belum jelas.

"Kita ingin lahan itu karena lokasinya sangat strategis," kata Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta Sri Haryati di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 12 Oktober 2018.
 
Peruntukan lahan eks Kedubes Inggris masih dikaji. Yang pasti, tambah Sri, lahan bukan milik Pemprov DKI. "Dokumen-dokumennya menyatakan bukan milik DKI."

Direktur Utama Jakpro Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, angka Rp500 miliar didasarkan pada hasil kajian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Angka itu tak muncul tiba-tiba.

Baca: Sekda DKI: Lahan Eks Kedubes Inggris Bisa Diambil Pemerintah Indonesia

Pada kepemimpinan Gubernur DKI Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama pemerintah DKI memang berencana membeli lahan itu. Lahan akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH), lokasi unjuk rasa, serta command center bagi mass rapid transit (MRT).
 
Ahok menganggarkan Rp479 miliar untuk membeli lahan yang berada di kawasan Bundaran Hotel Indonesia itu. Namun, pembelian batal lantaran lahan tersebut diduga milik negara.


(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.