Anies Sebut Penjelasan Program DP Rp0 Njelimet

Nur Azizah - 10 Mei 2018 04:35 wib
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) berbincang dengan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) berbincang dengan warga saat mengunjungi salah satu "shelter" pada peringatan dua tahun penggusuran kampung akuarium. ANT/Aprilio Akbar.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui penjelasan terkait program hunian DP Rp0 njelimet. Akhirnya, informasi yang disampaikan tidak bisa dipahami semua orang. 

Hal itu disampaikan dalam rapat pimpinan pada 25 April 2018. Video tersebut kemudian diunggah pada Senin 6 Mei 2018.

"Yang paling diingat DP 0 persen. Tapi juga yang paling banyak bermasalah komunikasinya. Simpang siur. Kenapa? Karena memang njelimet," kata Anies dalam video tersebut.

Alhasil, informasi yang dipahami para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan BUMD pun berbeda-beda. Mantan Menteri Pendidikan ini pun meminta empat BUMD, yakni PD Pembangunan Sarana Jaya, PT Jakarta Propertindo, Bank DKI, dan PD Pasar Jaya, untuk membentuk tim konsultan.

"Coba jelaskan pemahamannya tentang presentasinya Bank DKI, pasti jawabanya beda-beda, pasti. Nah di ruangan ini saja pemahaman kita enggak sama. Karena itu saya menugaskan empat BUMD untuk hire satu konsultan komunikasi, satu tim," jelas Anies.

Anies menyarankan agar empat BUMD iuran untuk menyewa satu tim konsultan komunikasi DP Rp0. Fungsinya untuk menerjemahkan bahasa finansial dan bahasa teknis menjadi bahasa komunikasi publik.

"Pertengahan Mei paling telat harus sudah ada consulting firmnya dia yang menjadi ujung tombak. Nanti kita-kita ini hanyalah script reader. Dia yang mengajari sama kita bagaimana mengkomunikasikannya, bagaimana menjualnya," kata Anies.

Pemprov DKI rencananya akan bekerjasama dengan pihak swasta untuk memenuhi target pembangunan hunian sebanyak 250 ribu unit. 93 ribu unit di antaranya dibangun oleh BUMD PD Sarana Jaya dalam lima tahun, sisanya oleh pihak swasta.


(DRI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.