Lahan Tidur di Menteng Boleh Dipakai untuk Urban Farming

    Christian - 19 Januari 2021 08:49 WIB
    Lahan Tidur di Menteng Boleh Dipakai untuk <i>Urban Farming</i>
    Ilustrasi pertanian. Antara/Basri Marzuki



    Jakarta: Lahan tidur di wilayah Menteng, Jakarta Pusat, dapat diolah warga menjadi lokasi urban farming atau pertanian kota. Pemerintah administrasi mengizinkan warga memanfaatkan lahan tidur agar lokasi tersebut lebih produktif ketimbang menjadi tempat parkir liar atau pembuangan sampah.

    "Kita baru buat satu di Jalan Anyer. Sebelumnya lokasi tersebut dipenuhi dengan puing-puing dan sampah. Saat ini sudah kita ubah menjadi tempat urban farming dengan ditanami toga (tanaman obat keluarga) dan sayur mayur," ucap Sekretaris Camat Menteng, Agus Sulaiman, saat dihubungi Medcom.id, Selasa 20 Januari 2021.






    Lahan yang telah diubah tersebut seluas 300 meter persegi. Lahan tersebut dirawat warga dan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat. Penerapan urban farming ini diharapkan juga membuat warga tidak jenuh di masa pandemi covid-19.

    "Kalau ada lahan tidur, warga Menteng yang ingin mengubahnya jadi urban farming bisa melapor ke kelurahan atau kecamatan," kata Agus.

    Baca: Sektor Pertanian Bertahan dari Krisis, Ini Resepnya

    Pemerintah administrasi juga akan memberikan pembinaan dan pengawasan. Misalnya, Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) akan menyediakan bibit atau menguji kesehatan sayur yang ditanam di lahan pinggir jalan.

    "Pembimbingan dari Sudin KPKP Jakpus juga akan diberikan selama penanaman," ujar Agus.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id