Perusakan Rumah Cantik Sudah Direncanakan Pemilik Rumah Kedua

    Juven Martua Sitompul - 11 Juli 2017 02:48 WIB
    Perusakan Rumah Cantik Sudah Direncanakan Pemilik Rumah Kedua
    Suasana pembangunan rumah elite di Jalan Teuku Cik Diktiro, Menteng, Jakarta Pusat. Foto: Juven Martua Sitompul/MTVN
    medcom.id, Jakarta: Bangunan dengan desain kolonial yang dikelilingi bunga-bunga indah, tak lagi berdiri di Jalan Teuku Cik Diktiro, Menteng, Jakarta Pusat. Rumah yang jadi cagar budaya golongan C itu rata kemudian digantikan dengan bangunan megah tiga tingkat.

    Pembangunan rumah elite itu telah terjadi sejak dua tahun silam. Hanya, tahun ini pembangunan lebih kebut dari tahun sebelumnya. Pantauan di lokasi, kurang lebih ada 10 orang yang dipekerjakan untuk menggarap bangunan tersebut.

    "Pembangunan udah dua tahun, tapi giat pembangunan satu tahun terakhir ini," kata salah satu warga yang enggan menyebut namanya kepada Metrotvnews.com, Senin 10 Juli 2017.

    Wanita paruh baya yang sejak kecilnya tinggal di lokasi itu mengungkap sebelum adanya pembangunan, pemilik rumah kedua bernama Arief Purnama sudah berencana menghancurkan rumah cantik tersebut. Caranya pun terbilang halus.

    Arief membuat rumah seolah-olah hancur karena dimakan usia. Faktanya, Arief memerintahkan salah satu warga untuk mempreteli genteng dan merusak beberapa bagian rumah lain semisal atap dan jendela. Hingga yang tersisa hanya tembok dan pondasi bangunan.

    "Saya udah analisis waktu itu saya tanya ada tukang rokok udah lama jualan di depan rumah itu membongkar rumah itu, genteng itu dijualin sama si kumis namanya. Jadi sampai tinggal tembok-tembok aja, genteng sama kayu diambilin," ujarnya.

    Saat itu, Ia sempat adu mulut dan mengancam perusak rumah cantik. Tak hanya itu, dia juga sempat meminta pertanggungjawab Arief atas perusakan bangunan tersebut.

    "Saya ribut sama si Arief ini bagaimana ini rumah jadi tempat sarang nyamuk, kumuh warga juga banyak komplain. Tapi si arief ini banyak alasan, dia bilang lama di luar negeri lah," bebernya.

    Bangunan rata dan dibiarkan terlantar beberapa tahun oleh Arief. Tiba-tiba wanita ini mendengar kabar teranyar bila rumah itu akan dijual ke Edhi Bhaskoro atau lebih dikenal Ibas Yudhoyono.

    Namun, kabar itu tidak bertahan lama karena gencarnya pemberitaan media. Sampai akhirnya, Ia mendapat informasi bahwa pemilik rumah itu adalah seorang pengusaha batu bara bernama Taufik.

    "Tau-tau rumah itu pemiliknya ke Taufik pengusaha batu bara, di jual 90 miliar lebih dua rumah," ucap dia.

    Lagi-lagi, kabar itu tak bertahan lama. Baru-baru ini, Ia mengaku mendapat laporan dai warga sekitar jika pemilik rumah cantik itu adalah seorang jenderal purnawirawan TNI. Dari keterangan warga, jenderal purnawirawan ini kerap mendatangi rumah itu untuk mengecek proses pembangunan.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id