Anies Sebut Gangguan Server PPDB karena Pergantian Sistem

    Nur Azizah - 08 Juni 2021 13:32 WIB
    Anies Sebut Gangguan Server PPDB karena Pergantian Sistem
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Medcom.id/Cindy.



    Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut server Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mengalami gangguan karena pergantian sistem. Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menggunakan server statis kini menjadi dinamis.

    "Tahun ini dilakukan upgrade sistem yang semula statis menjadi dinamis dan real time," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 8 Juni 2021.

     



    Anies mengeklaim peralihan sistem ini supaya masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih baik. Peralihan ini juga untuk meminimalisasi terjadinya kekeliruan saat memasukkan data.

    "Seringkali ketika melakukan data entry, ternyata ada kekeliruan. Dengan sistem yang upgrade-dinamis, pendaftar bisa dengan mudah melakukan perubahan. Kalau dulu tidak, sekarang dilakukan menjadi real time dan dinamis," kata dia.

    Baca: Anies: Server Pendaftaran PPDB Sudah Bisa Diakses

    Pergantian sistem dan banyaknya masyarakat yang mengakses membuat server down. Anies mengaku pihaknya langsung bergerak cepat untuk memperbaiki server tersebut.

    "Ini kemudian langsung dikoreksi dan sekarang sudah berjalan dengan baik. Jadi, tujuan upgrade membuat warga lebih mudah, karena seringkali, misalnya memasukan umur, ternyata salah, masukan tanggal salah, sekarang sistem koreksi dibuat lebih cepat," kata dia.

    PPDB DKI Jakarta sudah dibuka sejak Senin, 7 Juni 2021. Namun, pendaftaran sempat dihentikan sementara karena server terganggu. Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja pun meminta maaf atas kendala tersebut.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id