Kemacetan di Jakarta Turun Drastis karena Pejalan Kaki Jadi Prioritas

    Sri Yanti Nainggolan - 20 Januari 2021 14:30 WIB
    Kemacetan di Jakarta Turun Drastis karena Pejalan Kaki Jadi Prioritas
    Ilustrasi lalu lintas di Jakarta. Antara/Sigid Kurniawan



    Jakarta: Tingkat kemacetan di Jakarta turun dari peringkat 4 dunia pada 2017 menjadi peringkat 31 kota termacet pada 2020 berdasarkan penilaian Tom Tom Traffic Index. Penurunan peringkat kemacetan ini buah manis perbaikan tata kelola transportasi di Jakarta.

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan kebijakan komprehensif dijalankan demi menekan kemacetan di Ibu Kota. Salah satunya, memprioritaskan pejalan kaki.






    "(Kami melakukan) reformasi penanganan transportasi dengan menempatkan pejalan kaki sebagai prioritas utama dan diikuti oleh kendaraan ramah lingkungan, angkutan umum, lalu kendaraan pribadi," beber Syafrin saat dikonfirmasi, Rabu, 20 Januari 2021.

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga menggencarkan integrasi angkutan umum melakui program JakLingko dan penataan kawasan stasiun. Tata kelola transportasi Ibu Kota juga mengedepankan prinsip kolaborasi dengan masyarakat dalam setiap kegiatan.

    Kebijakan pengendalian mobilitas dan kegiatan masyarakat yang mengedepankan prinsip penanganan holistik juga berperan besar dalam menekan kemacetan. Pemerintah Ibu Kota berupaya menyusun kebijakan yang menyentuh hulu hingga hilir.

    Baca: Kendaraan di Jakarta Hanya Bisa Lari 22 Km per Jam

    Penanganan di hulu misalnya pengaturan jam kerja di masa pandemi. Banyaknya karyawan yang bekerja dari rumah menurunkan kepadatan dan mobilitas kendaraan di jalan raya. Contoh kebijakan penanganan di hilir yaitu pembatasan jam operasional angkutan dan kapasitas angkutan.

    "Kebijakan berjalan seiring dan sekalian sehingga efektif," simpul dia.

    Tingkat kemacetan pada 2020 berada di angkat 36 persen dan membuat Jakarta di peringkat 31 dunia. Tingkat kemacetan di Ibu Kota ini menurun drastis jika dibandingkan beberapa tahun belakangan

    Pada 2017, Jakarta berada di posisi 4 kota paling macet di dunia dengan persentase kemacetan 61 persen. Pada 2018, kemacetan Jakarta berada di angka 54 persen dan menduduki peringkat 7 kota paling macet di dunia. Pada 2019, Jakarta berada di posisi 10 dengan angka kemacetan 53 persen.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id