Warga Jakarta Bayar PBB Rp3,6 Triliun Lewat Bank DKI

    28 September 2018 15:00 WIB
    Warga Jakarta Bayar PBB Rp3,6 Triliun Lewat Bank DKI
    Ilustrasi Bank DKI. FOTO: MI/Tri Handiyatno
    Jakarta: Bank DKI menyerap penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) DKI Jakarta senilai Rp3,68 triliun. Dana itu masuk sejak Juli hingga 14 September 2018.
     
    “Dari data jumlah penerimaan PBB yang kami terima terjadi lonjakan pembayaran PBB. Pada tiga bulan terakhir (Juli-September) Bank DKI telah menerima pembayaran PBB mencapai Rp3,15 triliun. Pembayaran dilakukan  melalui channel Bank DKI, termasuk JakOne Mobile, kerja sama e-commerce dan ATM,” kata Sekertaris Perusahaan Bank DKI, Zulfarshah dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 28 September 2018.
     
    Dia mengungkapkan, aplikasi layanan keuangan JakOne Mobile memudahkan pembayaran PBB . Masyarakat dapat menjalankan kewajibannya di mana saja dan kapan saja. “Wajib pajak hanya perlu memasukkan Nomor Objek Pajak (NOP) serta tahun pajak yang akan dibayar,” ujarnya.
     
    Hal ini, kata dia, mendapat respons positif wajib pajak terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan Bank DKI.  Selain itu, Bank DKI mendatangi warga Jakarta melalui mobile branch Bank DKI.
     
    “Bank DKI juga memberikan tambahan jam layanan khusus pembayaran PBB P-2 pada tanggal 14 September 2018 hingga pukul 22.00 WIB,” tuturnya.
     
    Selain PBB, Bank DKI juga menerima pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan melalui JakOne Mobile. Wajib pajak hanya perlu memasukkan nomor polisi kendaraan yang akan dibayar. Selanjutnya, wajib pajak dapat melakukan pembayaran PKB sesuai dengan rincian jumlah nominal PKB yang tertera.

    Baca: DKI Yakin Realisasi PBB Mencapai Target
     
    Wajib pajak juga bisa melakukan pembayaran PKB melalui fitur scan to pay pada QR Code yang tersedia di kasir pembayaran Samsat DKI Jakarta melalui JakOne Mobile. Pembayaran PKB juga dapat dilakukan melalui mesin ATM dan EDC Bank DKI.
     
    Selain JakOne Mobile dan Jakcard, pada sektor korporasi dan instansi, Bank DKI menyediakan aplikasi Cash Management System (CMS) yakni layanan perbankan berbasis internet dalam melakukan monitoring dan transaksi keuangan secara realtime dan online.
     
    “Sarana CMS juga digunakan untuk mendukung transaksi di 2 ribu sekolah di Jakarta yang menerima dana BOS dan BOP dengan sistem CMS SIAP BOS-BOP (Sistem Informasi Akuntabilitas Pendidikan Bantuan Operasional Sekolah – Bantuan Operasional Pendidikan),” tuturnya.
    (FZN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id