Karya Bambu `Anies` Sudah Diperkirakan Tak Berumur Panjang

    Theofilus Ifan Sucipto - 18 Juli 2019 14:32 WIB
    Karya Bambu `Anies` Sudah Diperkirakan Tak Berumur Panjang
    Bambu getah getih di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
    Jakarta: Seniman bambu getah getih Joko Avianto tak terkejut atas pembongkaran karyanya di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Joko menyebut bambu getah getih memang direncanakan tidak untuk jangka panjang. 

    Joko menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta dirinya membuat karya untuk Asian Games 2018. Mereka sepakat karyanya bertahan selama enam bulan.

    "Memang kita sudah rencanakan. (Jadi) bukan karena pembongkaran paksa," kata Joko di Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019.

    Karya senilai Rp550 juta itu dibongkar karena rangkaian bambu mulai rapuh. Joko mengungkapkan kekuatan bambu Getah Getih di tiap kota berbeda.

    Kondisi lingkungan di Jakarta diklaim memperpendek usia bambu getah getih. Pasalnya, kondisi udara di Ibu Kota dinilai kotor.

    "Kalau lingkungannya polutif banget ya begitu kejadiannya (dibongkar)," tutur Joko.

    Dia menjelaskan struktur bambu terdiri dari fiber dan pori-pori untuk menyerap air dan udara. Jika lingkungan sekitar kotor, daya tahan bambu tersebut berkurang.

    Sebelum dibongkar, kata Joko, bambu getah getih sempat dirawat sebanyak tiga kali. Perawatan itu berupa pemberian lapisan tambahan untuk menahan air dan dicat ulang. 

    Instalasi getah getih diresmikan Anies pada Kamis, 16 Agstus 2018. Pembuat karya bambu itu melibatkan beragam unsur di DKI.

    "Dananya (yang dihabiskan) sekitar Rp550-an (juta) dan dikonsorsium kurang lebih 10 BUMD (Badan Usaha Milik Daerah)," ujar Anies saat peresmian. 

    Baca: Bambu 'Getah Getih' Dibongkar

    Karya seni Getah Getih terbuat dari 1.600 batang bambu dari jenis awitali dan betung. Butuh waktu sekitar satu minggu bagi seniman Joko Avianto untuk menyelesaikan karya seni demi mempercantik Ibu Kota di Asian Games 2018.

    Menurut Anies, pemasangan instalasi dari bambu untuk menunjukkan ciri khas Indonesia. Dia yakin karya tersebut dapat menarik atlet dan wisatawan saat menyaksikan perhelatan olahraga terbesar di Asia.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id