comscore

Djarot Ingin Ada Sistem Terintegrasi untuk Atasi HIV/AIDS

Intan fauzi - 20 September 2017 12:24 WIB
Djarot Ingin Ada Sistem Terintegrasi untuk Atasi HIV/AIDS
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Foto: MTVN/Intan Fauzi.
medcom.id, Jakarta: Jumlah pengindap HIV/AIDS di Provinsi DKI Jakarta mencapai 42 ribu orang. Angka itu menempatkan Jakarta sebagai provinsi dengan pengidap HIV/AIDS terbanyak setelah Papua, Papua Barat dan Jawa Timur.
 
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meyakini jumlah pengidap HIV/AIDS di Jakarta lebih dari itu. Sebab, banyak pengidap yang malu mengakui penyakitnya.

Baca: Titik Kumpul Penderita HIV/AIDS di Jakarta
"Kalau masyarakat jujur maka jumlahnya bisa lebih besar lagi. Zaman sudah maju,  penularan HIV/AIDS bisa dari penyimpangan seksual, pengguna narkoba jarum suntik, dan lainnya," kata Djarot saat memberikam pengarahan Seminar Penyusunan Renja Penanggulangan HIV/AIDS 2018-2022 di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu 20 September 2017.
 
Djarot meminta Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta meyakinkan masyarakat kalau penyakit itu dapat diobati dengan penanganan rutin. Oleh karenanya dibutuhkan sistem terintegrasi dalam penanganannya.
 
"Kita ingin ada keterbukaan dan data terintegrasi satu sama lain untuk mendampingi, mengobati mereka sampai tuntas. Selama ini ada stigma di masyarakat kalau mereka ini akan dikucilkan," terang Djarot.
 
Djarot menjelaskan, KPAP tidak bisa bekerja sendiri. Mereka perlu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan komunitas-komunitas.

Baca: Empat Kelompok Masyarakat Ibu Kota Rawan HIV/AIDS

Mantan Wali Kota Blitar itu juga meminta petugas medis merahasiakan data pengidap HIV/AIDS. Dengan demikian mereka tidak malu untuk mengakui kekurangan mereka.
 
"KPAP saya minta menghapus stigma supaya mereka dikucilkan karena penularan. Masyarakat ada yang takut kan, tidak apa-apa. Bahkan di masa lalu salam saja enggak mau. Makanya itu medical reportnya tetap saya minta dijaga masalah privasi supaya mereka nyaman dan aman," kata Djarot.



(FZN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id