3,3 Juta Warga Jakarta Disuntik Vaksin Dosis Pertama

    Theofilus Ifan Sucipto - 19 Juni 2021 19:54 WIB
    3,3 Juta Warga Jakarta Disuntik Vaksin Dosis Pertama
    Ilustrasi vaksinasi lansia. MI/M Irfan



    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan 8.815.157 orang disuntik vaksin covid-19, mulai dari lanjut usia (lansia) hingga tenaga kesehatan covid-19. Sebanyak 37,9 persen dari target tersebut telah menerima vaksinasi dosis pertama per Sabtu, 19 Juni 2021
     
    "Total (penerima) vaksinasi dosis pertama saat ini sebanyak 3.344.254," tulis data resmi Pemprov DKI Jakarta dikutip Medcom.id pada Sabtu, 19 Juni 2021.

    Hari ini ada 110.329 orang yang disuntik vaksin covid-19. Rinciannya, 105.003 orang disuntik dosis pertama dan 5.326 orang disuntik dosis kedua.

     



    Vaksinasi dosis pertama disuntikkan ke 2.749.208 orang pada kelompok usia 18 hingga 59 tahun (34,8 persen), 595.046 pada kelompok usia di atas 60 tahun (65,3 persen). Kemudian 48.936 orang disuntik vaksin lewat program Vaksinasi Gotong Royong.

    Baca: Terus Melonjak, Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 4.895 dalam Sehari

    Sementara itu, 1.886.323 orang telah menerima dosis vaksin kedua. Jumlah itu setara 21,4 persen dari target vaksinasi warga Ibu Kota.

    Rinciannya, 1.351.050 orang pada kelompok usia 18 hingga 59 tahun (17,1 persen) dan 535.273 dosis pada kelompok usia di atas 60 tahun (58,7 persen). Sedangkan 11.200 orang menerima vaksin dosis kedua program Vaksinasi Gotong Royong.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan jutaan warga Jakarta sudah mendapatkan vaksin covid-19 pada pertengahan 2021. Target tersebut diharapkan tercapai pada Juni 2021.
     
    "Target vaksinasi untuk kelompok prioritas adalah tiga juta orang dan diharapkan selesai pada Juni 2021," kata Anies dalam C40 Mayoral Webinar, Kamis, 18 Maret 2021.
     

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id