Kematian Covid-19 di Jakarta Dinilai Naik karena Warga Tunda Perawatan

    Sri Yanti Nainggolan - 10 Maret 2021 18:07 WIB
    Kematian Covid-19 di Jakarta Dinilai Naik karena Warga Tunda Perawatan
    Ilustrasi Jakarta. Medcom.id/Nur Azizah



    Jakarta: Rasio kematian covid-19 di DKI Jakarta naik 0,1 menjadi 1,7 sejak 7 Maret 2021. Masyarakat dinilai menunda datang ke fasilitas pelayanan kesehatan sehingga terlambat ditangani.

    "Jangan sampai kemudian merasa sudah punya keluhan kesehatan, kemudian (berpikir) 'tidak mungkin covid-19 itu'. Kemudian menunda, sampai kemudian gejalan lebih berat," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Dwi Oktavia, saat dihubungi, Rabu, 10 Maret 2021.

     



    Pasien covid-19 lebih sulit ditangani bila gejala sudah terlanjur parah. Padahal, kapasitas tempat tidur di rumah sakit rujukan covid-19 sendiri mulai terkendali dan berimbang. Tak ada lagi alasan penanganan pasien covid-19 harus tertunda karena tak tersedia tempat.

    Baca: 1.656 Warga DKI Sembuh dari Covid-19, Lebih Tinggi dari Temuan Kasus

    Dwi menyebut keterisian fasilitas kesehatan, baik ruang perawatan isolasi maupun ICU, di bawah 70 persen. Jauh lebih rendah jika dibandingkan bulan lalu yang masih mencapai 80 persen.

    Total kasus konfirmasi positif covid-19 di Ibu Kota mencapai 353.075 orang per Rabu, 10 Maret 2021. Sebanyak 340.587 pasien covid-19 telah dinyatakan pulih dengan persentase kesembuhan 96,5 persen. Kemudian, 5.883 pasien meninggal dengan persentase 1,7 persen.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id