Kadishub DKI: Tidak Ada Klaster Angkutan Umum

    Aria Triyudha - 29 April 2021 15:58 WIB
    Kadishub DKI: Tidak Ada Klaster Angkutan Umum
    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo. Medcom.id/Christian



    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus melakukan tracing untuk mencegah penyebaran covid-19. Salah satunya di angkutan umum.

    "Alhamdulillah dari tracing kami dan Dinas Kesehatan tidak ada klaster transportasi angkutan umum," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis, 29 April 2021.






    Pernyataan Syafrin merespons analisis ahli kesehatan tentang meningkatnya penderita covid-19 di Ibu Kota. Peningkatan dinilai berkaitan dengan penularan yang berpeluang terjadi di angkutan umum.

    Apalagi bila penerapan protokol kesehatan (prokes) tidak dijalankan dengan baik. Pemprov DKI Jakarta dinilai perlu mengevaluasi sektor angkutan umum untuk mencegah penyebaran covid-19.

    (Baca: Klaster Perkantoran Meningkat, Anies Imbau Karyawan Tertib Gunakan Masker)

    Syafrin menjelaskan Pemprov DKI Jakarta masih menerapkan prokes ketat di angkutan umum. Daya angkut hanya diperbolehkan hingga 70 persen dari kapasitas.

    "Tapi kami tetap terapkan maksimal 50 persen," ujar dia.

    Syafrin menegaskan penerapan prokes di angkutan umum berjalan baik. Dia memastikan evaluasi akan dilakukan rutin.

    Dia menyebut jumlah penumpang angkutan umum perkotaan meningkat 19 persen. Namun, keterisian kapasitas belum melampaui 50 persen.

    "Artinya peningkatan penumpang memang terjadi tapi tidak melanggar aturan soal pelampauan jumlah penumpang yang diangkut," papar dia.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id