DKI Selisik Dugaan Pelanggaran Tata Ruang di Wilayah Rawan Banjir

    Cindy - 12 Oktober 2020 08:37 WIB
    DKI Selisik Dugaan Pelanggaran Tata Ruang di Wilayah Rawan Banjir
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Cindy.
    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mendalami dugaan pelanggaran ketentuan tata ruang di tiap wilayah rawan banjir. Sebab, pembangunan rumah tidak sesuai ketentuan dapat menyebabkan banjir.

    "Tentang bangunan itu sendiri, sekarang dalam proses investigasi apakah ketentuan-ketentuan tata ruang dilanggar atau tidak," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jakarta, Minggu, 11 Oktober 2020.

    Anies menegaskan warga yang diketahui membangun rumah tidak sesuai ketentuan tata ruang dapat ditindak. Hal ini juga berlaku bagi para pengembang.

    "Bila melanggar, akan ada tindakan yang tegas tanpa kompromi," ucap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

    Baca: Banjir di Jagakarsa Akibat Puing Longsor Ciganjur Menutupi Sungai

    Tanah longsor terjadi di Jalan Damai, RT 04 RW 02, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Insiden itu terjadi sekitar pukul 18.50 WIB, Sabtu, 10 Oktober 2020.

    Ketinggian air di lokasi mencapai 120 sentimeter. Sebanyak 300 rumah terdampak longsor dan 100 orang dievakuasi. Dua korban terluka dilarikan ke rumah sakit dan satu orang dinyatakan meninggal.

    (JMS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id