DKI Belum Izinkan Belajar Tatap Muka di Sekolah

    Cindy - 11 Oktober 2020 17:47 WIB
    DKI Belum Izinkan Belajar Tatap Muka di Sekolah
    Seorang siswa belajar secara daring dengan akses internet gratis dari Pemprov DKI Jakarta di Kantor RW 02 Kampung Internet, Galur, Jakarta, Kamis, 3 September 2020. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum berencana membuka pembelajaran tatap muka di sekolah selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Hal ini ditegaskan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

    "Sampai saat ini belum ada kebijakan membuka sektor pendidikan. Kebijakan hampir seluruh Indonesia masih belajar jarak jauh," kata Riza di kawasan Jakarta Selatan, Minggu, 11 Oktober 2020.

    Ariza, sapaan dia, mengatakan pembelajaran secara daring sudah menjadi tantangan tersendiri di dunia pendidikan selama pandemi virus korona (covid-19). Para pengajar dan murid dibiasakan untuk belajar jarak jauh.

    "Para guru harus bisa memastikan kurikulum bisa terlaksana dengan baik sehingga anak-anak kita saat pandemi ini tidak kalah dengan tahun sebelumnya," ucap dia.

    Kepala Dinas Pendidikan DKI Nahdiana menjelaskan maksud Pasal 9 Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 101 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Pergub Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Aturan itu menyebutkan pengendalian kegiatan belajar-mengajar harus menggunakan protokol kesehatan covid-19.

    "Pembelajaran belum dilakukan di sekolah. Sesuai dengan yang sudah diinformasikan bahwa ada sektor-sektor yang sudah dibuka kembali pada masa PSBB transisi, tapi sekolah tidak termasuk," ucap Nahdiana.

    Menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengeluarkan surat edaran bila memang pembelajaran dilakukan secara tatap muka di sekolah. Namun, saat ini pembelajaran masih jarak jauh.

    Baca: Ini Protokol Khusus Covid-19 PSBB Transisi DKI di Tiap Sektor Usaha

    "Secara jarak jauh sampai adanya penetapan kondisi yang aman untuk melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah," ujar Nahdiana.

    Gubernur DKI Anies Baswedan memutuskan Ibu Kota kembali ke masa PSBB transisi. Kebijakan berlaku selama dua pekan ke depan mulai Senin hingga Minggu, 12-25 Oktober 2020.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id