Kasus Covid-19 Tinggi, Pemprov DKI Diminta Terus Terjun ke Masyarakat

    Fachri Audhia Hafiez - 04 Januari 2021 18:02 WIB
    Kasus Covid-19 Tinggi, Pemprov DKI Diminta Terus Terjun ke Masyarakat
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai harus memberikan perhatian khusus pada kasus aktif covid-19 yang masih tinggi. Pengawasan aktivitas masyarakat yang kurang disiplin terhadap protokol kesehatan harus dimasifkan.

    "Pemprov (DKI Jakarta) tidak perlu lagi terlalu banyak kebijakan, banyak cakap, banyak omong, langsung saja action ke masyarakat," kata pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, kepada Medcom.id, Senin, 4 Januari 2021.

    Menurut dia, Pemprov DKI perlu menerjunkan tim hingga ke lingkungan yang lebih sempit. Kemudian menggandeng tokoh masyarakat dan agama untuk terlibat langsung dalam pengawasan.

    Trubus tak memungkiri ada penurunan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Menurut dia, Pemprov DKI perlu formulasi yang berbeda dalam penanganannya.

    "Ke depan ini harus meningkatkan, mengoptimalkan, dan kolaborasi antara Pemprov DKI dan masyarakat. Jadi maksudnya di sini harus kerja sama," ujar dia.

    Baca: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.832 dalam Sehari

    Ketua Komite Etik dan Profesi Asosiasi Analisis Kebijakan Indonesia ini menilai penggunaan media sosial untuk mengampanyekan pencegahan penularan covid-19 tidak cukup. Sebagian masyarakat masih mengaabaikan berbagai aturan yang dikeluarkan pemerintah.

    "Edukasi langsung ke masyarakat. Jadi tidak perlu lagi menggunakan jalur-jalur pakai media sosial, tapi langsung saja dari Pemprov sendiri turun gitu, mengerakkan RT RW," ucap Trubus.

    Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat kasus aktif covid-19 mencapai 15.471 per Sabtu, 2 Januari 2021. Angka ini meningkat 18 persen dari dua pekan sebelumnya, yakni 13.066 kasus pada Minggu, 20 Desember 2020.

    Angka kematian akibat covid-19 juga ikut meningkat. Pada 20 Desember 2020, total pasien yang meninggal mencapai 3.087 orang. Dalam kurun waktu dua pekan, korban meninggal bertambah menjadi 3.334 orang.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id