comscore

Indonesiat Ikut Menyusun Dokumen Saintifik PBB Terkait Dampak Radiasi

Antara - 13 Mei 2022 13:04 WIB
Indonesiat Ikut Menyusun Dokumen Saintifik PBB Terkait Dampak Radiasi
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Farhan
Jakarta: Indonesia ikut terlibat dalam penyusunan dokumen Komite Saintifik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Efek Radiasi Atomik atau United Nations Scientific Committee on the Effects of Atomic Radiation (UNSCEAR). Dokumen tersebut terkait dampak radiasi.

"Indonesia juga terlibat dalam penyusunan dokumen-dokumen saintifik UNSCEAR yang dirangkum dalam publikasi Effects of Ionizing Radiation, sebagai laporan hasil kerja UNSCEAR pada sidang umum PBB," kata peneliti Organisasi Riset Tenaga Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Nur Rahmah Hidayati dilansir Antara, Jumat, 13 Mei 2022.
Nur selaku perwakilan Indonesia untuk UNSCEAR mengatakan publikasi yang diterbitkan secara periodik tersebut berisi data ilmiah. Serta menjadi referensi utama bagi International Commission on Radiological Protection (ICRP), organisasi ilmiah internasional yang bekerja dalam bidang proteksi dan keselamatan radiasi di dalam kehidupan manusia.

Baca: BBPPT Kominfo Pastikan Keselamatan Masyarakat dari Acaman Radiasi Elektromagnetik

Ia menuturkan sidang tahunan ke-69 UNSCEAR pada 9-13 Mei 2022 di Gedung PBB di Wina, Austria, berfokus pada pembahasan beberapa topik terkait dampak radiasi. Hal tersebut menjadi target program kerja 2020-2024.

Pada sidang UNSCEAR itu, Indonesia berkontribusi dalam mengirimkan data-data public radiation exposure melalui UNSCEAR Global Survey dan memberikan masukan terkait dokumen Second Primary Cancer After Radiotherapy. Selain itu, Indonesia juga memberikan tambahan dokumen atau referensi untuk dipertimbangkan terkait paparan radiasi yang diterima masyarakat dan pekerja dari berbagai sumber di lingkungan.

Menurut Nur, kontribusi Indonesia dalam kepakaran dan data riset terkait dampak radiasi sangat penting dalam memperkuat referensi proteksi radiasi global. Keanggotaan Indonesia dalam komite PBB tersebut juga memberikan manfaat bagi Indonesia dalam meningkatkan kualitas standar proteksi dan keselamatan radiasi nasional.

"Keanggotaan ini perlu terus dipertahankan, di antaranya melalui partisipasi aktif dan keterlibatan pakar Indonesia dalam berbagai kegiatan dan program yang dilakukan oleh UNSCEAR," kata dia.

Pembahasan dampak radiasi pada sidang tahunan ke-69 UNSCEAR meliputi tiga topik. Yaitu paparan radiasi yang diterima masyarakat dan pekerja dari berbagai jenis sumber radiasi di lingkungan dan tempat kerja, baik di industri, kesehatan, dan lainnya; paparan akibat kecelakaan radiasi; paparan akibat pemakaian radiasi untuk keperluan medis; serta data lainnya yang spesifik.

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id