Operasi Ketupat Sepanjang Pandemi Disebut Terlama dalam Sejarah

    Kautsar Widya Prabowo - 15 September 2020 17:38 WIB
    Operasi Ketupat Sepanjang Pandemi Disebut Terlama dalam Sejarah
    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Istimewa
    Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengapresiasi keterlibatan Polri selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid I. Kontribusi tersebut efektif menekan angka penyebaran virus korona (covid-19) di Ibu Kota.

    Jajaran Polda Metro Jaya memulai kontribusi dengan Operasi Ketupat pada 10 April 2020. Pelibatan kepolisian direncanakan hanya untuk 14 hari, namun berlanjut 54 hari hingga 3 Juni 2020.

    "Ini merupakan operasi ketupat terlama dalam sejarah," ujar Riza saat menghadiri Kuliah Kerja Dalam Negeri Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg Ke-29 Tahun Anggaran 2020 secara virtual, pada Selasa, 15 September 2020.

    Menurut dia, pelibatan Polri juga dilanjutkan saat PSBB transisi pada 4 Juni hingga 13 September 2020. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengikuti arahan pemerintah pusat melibatkan personel TNI-Polri dalam pengawasan, pemantauan, dan penindakan bersama Satpol PP.

    "Tidak kurang dari 380.000 personel TNI-Polri dilibatkan dalam pengawasan dan pemantauan," kata Riza.

    Baca: 6.800 Personel Gabungan Pelototi PSBB Jilid II

    Koprs Bhayangkara kembali terlibat aktif dalam PSBB jilid II. Keterlibatan didasari Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 79 Tahun 2020 dan Pergub Nomor 88 Tahun 2020 dalam rangka pengetatan PSBB jilid II melalui operasi Yustisia. 

    "Penambahan jumlah personel (TNI dan Polri) dalam rangka membantu melaksanakan pemantauan, pengawasan, dan penegakan disiplin di DKI Jakarta," ujar Riza.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id