Data Diperbaiki, Kuota Penerima BLT di Jakarta Turun

    Sri Yanti Nainggolan - 06 Januari 2021 09:01 WIB
    Data Diperbaiki, Kuota Penerima BLT di Jakarta Turun
    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Istimewa
    Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut jumlah penerima bantuan dari pemerintah pusat berkurang. Kuota penerima turun hampir setengah dari jumlah target pemberian sembako setelah skema diubah menjadi bantuan langsung tunai (BLT).

    "Sebelumnya untuk DKI Jakarta 1,3 juta sembako atau paket sembako. Sekarang diberikan kurang lebih 750 ribu," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 5 Januari 2020.

    Walaupun bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat turun , BLT dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap menyasar 1,1 juta kepala keluarga (KK). Total 1,8 juta KK mendapat bansos berbentuk uang tunai.

    Baca: Catat! Ini Cara Singkat dan Lengkap Dapat Bansos Tunai

    Penerima bantuan berkurang karena perbaikan data. Selain itu, masyarakat sudah kembali bekerja sejak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diperlonggar.

    "Sebelumnya kan hampir banyak sekali yang menerima. Dulu sampai ojek online juga menerima. Sekarang sudah tidak menerima," papar dia.

    Pemprov DKI mengubah skema bansos covid-19 menjadi BLT mulai Januari 2021. Perubahan disepakati pemerintah pusat dan Pemprov DKI dengan nilai BLT yang diberikan Rp300 ribu per KK per bulan. Bantuan diberikan selama enam bulan.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id