Tina Toon Usul Pelanggar Prokes Dihukum Jadi Pasukan Oranye

    Fachri Audhia Hafiez - 22 Juli 2021 20:51 WIB
    Tina Toon Usul Pelanggar Prokes Dihukum Jadi Pasukan Oranye
    Gedung DPRD DKI Jakarta. Foto: MI/Panca Syurkani



    Jakarta: Anggota DPRD DKI Jakarta Agustina Hermanto atau Tina Toon menolak sanksi pidana bagi pelanggar protokol kesehatan (prokes). Dia mengusulkan pelanggar dihukum menjadi petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) atau pasukan oranye.

    "Jadi petugas PPSU sementara tanpa dibayar untuk menebus kesalahan yang berulang-ulang," kata Tina dalam dalam rapat virtual Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Kamis, 22 Juli 2021.

     



    Menurut Tina, pengenaan sanksi pidana tidak elok dalam situasi saat ini. Ancaman hukuman itu dinilai tak menerapkan prinsip humanis.

    Baca: Wagub DKI: Adang Laju Penularan Covid-19 dari Hulu

    "Kita menghukum saudara-saudara kita yang memang melanggar juga terkadang karena masalah perut ya. Karena mereka tidak bisa bekerja seperti biasa, tidak mendapatkan pendapatan," ujar Tina.

    Politikus PDI Perjuangan itu menilai pendekatan pidana membuat masyarakat semakin terancam. Warga sejatinya tengah menghadapi ancaman serba sulit di tengah pembatasan aktivitas.

    "Karena covid-19 ini bukan hanya aspek kesehatan saja yang terpuruk, tapi juga orang ada dua saat ini isunya. Pertama mati karena covid-19, kedua mati karena kelaparan," ucap Tina.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19. Pelanggar yang mengulangi kesalahan, seperti tidak memakai masker, terancam kurungan paling lama tiga bulan atau denda maksimal Rp500 ribu. 

    Sementara itu, pelaku usaha yang terus membandel akan dijatuhi pidana penjara tiga bulan atau denda maksimal Rp50 juta. Perubahan aturan itu dirancang untuk memberikan efek jera bagi pelanggar prokes.

    "Prinsip ultimum remedium diterapkan ketika sanksi administratif tidak menimbulkan efek jera bagi pelanggar prokes," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) di Jakarta, Rabu, 21 Juli 2021.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id