Pedagang Hewan Kurban Hanya Boleh Berdagang di Zona Hijau

    Zaenal Arifin - 27 Juni 2020 04:00 WIB
    Pedagang Hewan Kurban Hanya Boleh Berdagang di Zona Hijau
    Ilustrasi/MI/Depi Gunawan.
    Jakarta: Suku Dinas (Sudin) Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP)? Jakarta Timur, mensyaratkan pedagang hewan kurban berjualan di zona hijau. Mereka diminta berkoordinasi dengan gugus tugas penanganan covid-19 tingkat kelurahan.

    "Karena yang paling tahu lokasi zona merah dan zona hijau ini Gugus Tugas Kelurahan. Kita sudah sampaikan data lokasi tempat penampungan tahun lalu untuk dicek," kata Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jaktim Irma Budiyani saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat, 26 Juni 2020.

    Dia menyebut tempat penampungan hewan kurban setiap tahun berada di titik yang sama. Namun bisa jadi lokasi tersebut menjadi zona merah penyebaran covid-19.

    "Jumlah lokasi penampungan hewan kurban di Jakarta Timur tahun lalu sebanyak 543 lokasi. Kemungkinan jumlah bisa berkurang banyak karena pandemi ini," ujarnya.

    Baca: Aturan Rinci Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi Covid-19

    Irma menuturkan jumlah penampungan hewan kurban saat Idul Adha 1441 Hijriah bakal dipastikan di rapat tingkat kota Jakarta Timur pada Rabu, 1 Juli 2020.

    Nantinya para Lurah menyampaikan hasil identifikasi status zona di lokasi penampungan hewan berdasarkan data Puskesmas. Lokasi dengan kategori zona merah, tak boleh dijadikan tempat penampungan dan penjualan hewan kurban.

    Kementerian Pertanian (Kementan) mengeluarkan Surat Edaran Nomor 0008/2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban dalam Situasi Wabah Bencana Non-alam Covid-19. Dalam surat ini disampaikan penjualan dan pemotongan hewan kurban harus tetap menerapkan protokol kesehatan.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id