2.534.146 Warga DKI Disuntik Dosis Pertama Vaksin Covid-19

    Theofilus Ifan Sucipto - 04 Juni 2021 18:10 WIB
    2.534.146 Warga DKI Disuntik Dosis Pertama Vaksin Covid-19
    Ilustrasi vaksinasi covid-19. Medcom.id



    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan 3.000.689 lanjut usia (lansia) hingga tenaga kesehatan disuntik vaksin covid-19. Sebanyak 84,5 persen dari target tersebut telah menerima vaksinasi dosis pertama.
     
    "Total vaksinasi dosis pertama saat ini sebanyak 2.534.146," tulis data resmi Pemprov DKI Jakarta seperti dikutip pada Jumat, 4 Juni 2021.
     
    Vaksinasi dosis pertama telah disuntikan ke 135.712 tenaga kesehatan atau 120,8 persen, 593.122 lansia atau 65,1 persen, dan 1.805.312 pelayan publik atau 91,3 persen. Sebanyak 1.834.501 warga Ibu Kota telah menerima dosis kedua atau setara 61,1 persen.

    Baca: 17.291.504 Orang Terima Dosis Pertama Vaksin Covid-19

     



    Rinciannya, 120.240 tenaga kesehatan atau 107,1 persen, 533.954 lansia atau 58,6 persen, dan 1.180.307 pelayan publik atau 59,7 persen. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan jutaan warga Jakarta sudah mendapat vaksin covid-19 pada pertengahan 2021. Target tersebut diharapkan tercapai pada Juni 2021.
     
    "Target vaksinasi untuk kelompok prioritas adalah tiga juta orang dan diharapkan selesai pada Juni 2021," kata Anies dalam C40 Mayoral Webinar, Kamis, 18 Maret 2021.
     
    Kemudian, vaksinasi covid-19 untuk masyarakat lain dimulai Juli 2021. Pemprov DKI Jakarta menargetkan 8,8 juta warga lokal dan 1,2 tenaga kerja dari luar negeri yang berdomisili di Jakarta mendapat vaksin covid-19.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id