Banyak Langgar PSBB, Kasus Korona di Jakarta Naik Lagi

    Siti Yona Hukmana - 19 Mei 2020 14:17 WIB
    Banyak Langgar PSBB, Kasus Korona di Jakarta Naik Lagi
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Kasus virus korona (covid-19) di DKI Jakarta disebut mengalami peningkatan setiap harinya. Rata-rata kenaikan angka orang yang terjangkit korona mencapai 109 orang per hari, sebelumnya hanya 50 orang.

    Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut peningkatan jumlah positif korona di Ibu Kota tak lepas dari banyaknya warga yang melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

    "Artinya terjadi pelanggaran PSBB dan ini berdampak pada peningkatan jumlah kasus positif di Jakarta," kata Syafrin dalam diskusi daring yang diselenggarakan Dewan Transportasi Kota Jakarta, Selasa, 19 Mei 2020.

    Dia berharap warga Jakarta disiplin mematuhi aturan PSBB. Jumlah kasus positif korona di Ibu Kota per Senin, 18 Mei 2020 mencapai 5.996 dengan total sembuh sebanyak 1.301 dan 483 meninggal.

    "Setelah diumumkan oleh pemerintah terjadi penurunan kasus di Jakarta terjadi pergerakan yang masif di Jabodetabek, kami harap ini tidak terjadi lagi. Selama pemberlakuan PSBB orang wajib menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker di luar rumah," ujar Syafrin.

    Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, warga Jakarta melanggar PSBB selama 36 hari yakni dari 13 April hingga 18 Mei 2020 mencapai 68.886. Jenis pelanggaran paling banyak terjadi yakni tidak menggunakan masker saat di luar rumah dengan total mencapai 29.207.

    Baca: Kasus Korona Jakarta Meningkat Akibat Melanggar PSBB

    Kemudian, pelanggaran kedua paling banyak terdapat pada pengendara kendaraan roda empat yang membawa penumpang melebihi kapasitas maksimal 50 persen atau setengah dari jumlah kursi. Ada 11.595 pelanggar tercatat selama 36 hari penindakan.

    Lalu, 8.954 pengendara kendaraan roda dua yang membawa penumpang tidak satu alamat sesuai KTP. Sebanyak 7.980 pelanggar tercatat tidak menggunakan sarung tangan.

    Kemudian, 7.888 penumpang tidak menerapkan jaga jarak atau physical distancing. Sebanyak 1.400 orang keluar rumah dengan suhu badan di atas normal, 1.077 ojek online kedapatan membawa penumpang dan 785 kendaraan beroperasi melewati jam operasional, yakni pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id