Pemprov DKI Buru Perusahaan Bandel

    Christian - 09 April 2020 06:29 WIB
    Pemprov DKI Buru Perusahaan Bandel
    Ilustrasi/Medcom.id/Nur Azizah.
    Jakarta: Seluruh perusahaan di DKI Jakarta diminta menerapkan work from home (WFH) bagi pegawai dan memberlakukan protokol kesehatan jika karyawan tak bisa bekerja dari rumah. Tindakan tegas akan diberikan jika perusahaan tak melakukan dua hal itu.

    "Sanksi penutupan itu pasti," kata Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Pusat, Fidiyah Rokhim di Jakarta, Rabu, 8 April 2020.

    Baca: Anies Umumkan PSBB Jakarta Mulai Jumat 10 April
     
    Menurut dia, sejumlah aturan itu harus diberlakukan untuk memotong rantai penyebaran korona (covid-19). Sehingga seluruh pihak harus mematuhi hal tersebut.

    Terlebih penerapan pembatasan sosial skala besar (PSBB) akan segera diterapkan. Jajaran Sudin Nakertrans sudah melakukan sosialisasi terhadap 575 perusahaan di Jakarta Pusat mengenai protokol kesehatan dan WFH.

    "Sampai saat ini belum ada laporan dari tenaga kerja mengenai perusahaan yang tidak mentaati aturan tersebut. Perusahaan itu harus ikuti protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu badan, penyediaan hand sanitizer, dan pengunaan masker," kata dia.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id