Uji Coba Kawasan Rendah Emisi, Kendaraan di Kota Tua Dibatasi

    Sri Yanti Nainggolan - 19 Desember 2020 13:00 WIB
    Uji Coba Kawasan Rendah Emisi, Kendaraan di Kota Tua Dibatasi
    Keindahan lanskap bangunan tua yang berdampingan dengan taman Kali Besar kawasan Kota Tua, Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga



    Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan kebijakan low emission zone (LEZ) atau kawasan rendah emisi di area Kota Tua, Jakarta Utara. Akses kendaraan pribadi dan kendaraan barang menuju Kota Tua dibatasi.

    "Uji coba penerapan kebijakan LEZ dilakukan mulai (Jumat) 18 Desember 2020 pukul 09.00 WIB hingga (Rabu) 23 Desember 2020," kata Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan tertulis, Jumat, 18 Desember 2020.

     



    Uji coba ini meliputi tiga tahap. Pertama, pembatasan kendaraan di Jalan Pintu Besar Utara, Jalan Kali Besar Barat sisi selatan, Jalan Kunir sisi selatan, Jalan Kemukus, Jalan Ketumbar, dan Jalan Lada.

    "Di tahap ini, kendaraan pribadi baik roda dua dan empat, dan angkutan barang tidak diperkenankan melalui ruas jalan LEZ dengan pengecualian yang telah diatur," terang dia.

    Baca: PKL di Kawasan Kota Tua Bakal Direlokasi

    Pengecualian diberikan kepada kendaraan yang telah lulus uji emisi dengan dua jenis stiker. Stiker oranye boleh melalui ruas jalan khusus pukul 06.00-08.00 WIB dan 16.00-18.00 WIB. Stiker biru tak memiliki batasan waktu. 

    "Sementara untuk kegiatan loading dan unloading logistik dipusatkan di Jalan Kali Besar Timur sisi selatan, tanpa batasan waktu," ungkap dia.

    Pada tahap kedua, seluruh kendaraan tidak diperkenankan melalui ruas jalan LEZ. Kebijakan ini mencakup kendaraan pribadi, angkutan barang, dan angkutan umum non-TransJakarta.

    Pada tahap ketiga, arus lalu lintas dialihkan melalui Jalan Lada sisi selatan Bank Mandiri. Hal ini dilakukan bila pedestrian plaza di sisi selatan jalan tersebut telah rampung.

    Kebijakan LEZ diberlakukan karena Kota Tua menjadi lokasi objek revitalisasi kawasan besar dengan permintaan pariwisata tinggi. Konsep penataan yang baik diharapkan dapat mendorong masyarakat makin tertarik mengunjungi kawasan itu.


    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id