Amankan Final Piala Presiden, Polda Kerahkan 30 Ribu Personel

    Wanda Indana - 15 Oktober 2015 15:54 WIB
    Amankan Final Piala Presiden, Polda Kerahkan 30 Ribu Personel
    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iqbal,--Foto: Dok/Metrotvnews.com
    medcom.id, Jakarta: Polda Metro Jaya bakal mengerahkan 30 ribu pasukan keamanan untuk mengamankan laga final Piala Presiden yang akan  dihelat, Minggu 18 Oktober 2015. Personel itu gabungan dari beberapa Polres Metro di Jakarta.

    "Kapolda Metro Jaya memberlakukan siaga 1 bagi Polda Metro Jaya. Kalau siaga 1 kita tergelar 30 ribu personel yang siap melayani dan mengamankan laga ini agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol M. Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2015).

    Iqbal menjelaskan, 9.000 personel bertugas melakukan pengamanan langsung di kawasan Stadion Gelora Bung Karno (GBK). "Hampir 9.000 personel untuk melakukan pengamanan langsung di lokasi, di jalur, baik bersifat pengawalan suporter, penjagaan di lokasi rawan, pengawalan official, pelatih dan tim sendiri," tambah dia.

    Mantan Kapolres Jakarta Utara itu menuturkan, polisi bersama penyelenggara dan perwakilan dari dua kesebelasan terus berkoordinasi hingga hari H. Upaya itu dilakukan untuk memperlancar dan menjaga laga final sepak bola antara Persib versus Sriwijaya FC.

    "Kita sudah tiga kali menggelar rapat koordinasi, terakhir Rabu kemarin. Kita sudah melaksanakan rapat koordinasi terpadu dengan para stakeholders, termasuk juga pihak suporter kita undang," ungkapnya.

    Rencananya, polisi akan mengawal pendukung tim yang akan menuju Jakarta. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah aksi kerusuhan di jalan.

    "Suporter dari Bandung akan dikawal teman-teman dari Polda Jabar, karena kita mengundang Polda Jabar kemarin untuk ikut melaksanakan pengamanan. Polda lain juga seperti Polda Banten, Polda Sumsel dan Mabes Polri," kata Iqbal.

    Selain itu, polisi juga akan mengawal lokasi-lokasi rawan kericuhan. Pengamanan dilakukan sebelum dan sesudah pertadingan.

    "Kita sudah mapping wilayah rawan seperti tol Simatupang. Ada beberapa jembatan yang kemungkinan rawan pelemparan dan kita akan jaga. Kami mohon kerjasamanya agar laga hiburan dan kebanggaan bangsa kita berjalan dengan baik," tegas dia.

    (MBM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id