Regulasi Otopet Listrik Belum Ada Titik Temu

    Cindy - 15 November 2019 11:51 WIB
    Regulasi Otopet Listrik Belum Ada Titik Temu
    Pengguna skuter listik mengendarai kendaraannya di trotoar. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay.
    Jakarta: Pemerintah belum menemukan kata sepakat terkait regulasi otopet listrik. Pembuat regulasi memiliki pandangan yang berbeda.  

    Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta kukuh ingin otopet listrik melintas di jalur sepeda. Mereka pun akan membahas kembali masalah ini dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). 

    "Kita tetap di jalur sepeda. Kami akan koordinasikan lagi (dengan BPTJ)," kata Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo saat dikonfirmasi, Jumat, 15 November 2019. 

    Sementara, Kepala BPTJ Bambang Prihartono tak sepakat otopet listrik melintas di jalur sepeda. Dia menilai otopet listrik merupakan alat transportasi jarak pendek, sehingga tidak boleh melintas di jalan raya.

    "Misalnya kalau di pedestrian sih masih enggak apa. Kalau sudah di jalan raya ini yang bermasalah," ujar Bambang. 

    Pemerintah masih menggodok regulasi operasional otopet listrik. Pembahasan ditargetkan rampung awal Desember 2019. 

    Regulasi akan mengatur soal rambu lalu lintas, waktu operasi, batasan kecepatan dan kelengkapan alat berkendara. Otopet listrik juga hanya akan diperbolehkan melintas di tempat tertentu, seperti tempat wisata, pusat kegiatan, dan permukiman. 

    Pembahasan regulasi ini dilakukan buntut dari kecelakaan yang terjadi di sekitar Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Enam orang remaja pengguna GrabWheels, Wisnu, Ammar, Fajar, Bagus, Wulan, dan Wanda ditabrak pengendara mobil, DH.

    Wisnu dan Ammar meninggal dalam kecelakaan itu. DH ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 310 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id