2.795 Siswa di Jaksel Sudah Terima Dosis Pertama Vaksin Covid-19

    Antara - 22 Juli 2021 18:32 WIB
    2.795 Siswa di Jaksel Sudah Terima Dosis Pertama Vaksin Covid-19
    Ilustrasi: Medcom.id



    Jakarta: Panitia Pelayanan Vaksinasi Kantor Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel) menyebutkan jumlah siswa berusia 12-17 tahun yang telah menerima dosis vaksin pertama mencapai 2.795 orang. Angka ini akumulasi selama 6 hingga 19 Juli 2021.

    "Sampai sekarang yang sudah divaksin ada 2.795 dari 2.846 orang yang mendaftar," kata Kepala Subbagian Kesehatan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan Pemerintah Kota Jaksel Budi Sulistyo saat meninjau vaksinasi di Kantor Wali Kota Jaksel, Kamis, 22 Juli 2021.

     



    Menurut dia, dari jumlah yang mendaftar, ada 50 anak ditunda menjalani vaksinasi karena sebelumnya pernah terpapar covid-19. Penyuntikan baru bisa dilakukan tiga bulan ke depan agar kondisi mereka layak menerima vaksin.

    Baca: 548 Ribu Anak Telah Disuntik Vaksin Covid-19

    Dia menuturkan sentra vaksinasi di Wali Kota Jaksel menjadi realisasi dari arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Orang nomor satu di DKI itu mengharuskan adanya sentra vaksinasi untuk anak di atas umur 12 tahun di setiap kantor wali kota.

    Budi menuturkan hingga hari ini belum ditemukan kejadian ikutan pascaimuniasai (KIPI) yang fatal pada penerima vaksin. Penyuntikan vaksin juga berjalan lancar.

    "Alhamdulillah, tidak ada yang mengalami kondisi khusus seperti kejadian ikutan. Memang ada satu orang karena belum sarapan. Jadi dia istirahat agar kembali normal," kata dia.

    Selain itu, dia mengatakan vaksinasi ini tidak hanya diperuntukkan bagi siswa saja. Vaksinasi juga dibuka untuk masyarakat umum yang belum mendapat penyuntikan.

    "Setiap harinya ada 50 kuota untuk masyarakat umum yang belum mendapat vaksin," kata Budi.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id