Kasus Panggung Barongsai PIK Naik Tahap Penyidikan

    Yurike Budiman - 16 Februari 2021 16:29 WIB
    Kasus Panggung Barongsai PIK Naik Tahap Penyidikan
    Panggung Barongsai di kawasan kuliner Pantjoran PIK, Jakarta Utara, disegel karena menimbulkan kerumunan. DOK Istimewa
    Jakarta: Pengusutan dugaan pelanggaran protokol kesehatan di panggung barongsai kawasan kuliner Pantjoran PIK, Pantai Maju, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara terus dilakukan. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Dwi Prasetyo mengatakan pengusutan kasus berlanjut ke tahap selanjutnya.

    "Iya sudah kita mintai keterangan (penyelenggara) dan sudah naik ke sidik (penyidikan)," kata Dwi saat dikonfirmasi, Selasa, 16 Februari 2021.

    Sejumlah saksi telah diperiksa. Polisi menemukan dugaan pelanggaran protokol kesehatan di acara tersebut.

    "Iya (ada pelanggaran pidana). Intinya masih pemeriksaan," katanya.

    Baca: Timbulkan Kerumunan, Panggung Barongsai di Pantjoran PIK Disegel

    Dwi tak memerinci siapa saja saksi yang diperikksa. Pemberi izin acara di tempat itu turut dipanggil kepolisian. Berdasarkan keterangannya, warga yang menonton di lokasi, tidak dipungut biaya pendaftaran. Mengingat, lokasi panggung berada di sekitar tempat makan.

    "Jadi jangan dianggap seperti konser musik. Kalau konser musik mungkin ada panitia yang sponsori, ini enggak. Jadi sebatas atraksi aja," kata Dwi.

    Panggung barongsai yang digelar di Pantjoran PIK, disegel sementara. Penyegelan ini dilakukan pada Senin, 15 Februari 2021, usai tempat tersebut menimbulkan kerumunan saat perayaan Imlek di tengah pandemi.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id