TransJakarta Siapkan Bus Cadangan Atasi Penumpukan Penumpang

    Sri Yanti Nainggolan - 31 Juli 2020 19:04 WIB
    TransJakarta Siapkan Bus Cadangan Atasi Penumpukan Penumpang
    Ilustrasi Transjakarta. MI/Pius Erlangga
    Jakarta: Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan bus cadangan TransJakarta untuk mengantisipasi penumpukan penumpang di halte bus. Bus disiagakan di halte padat penumpang.

    "Untuk di TransJakarta yang kita lakukan sekarang adalah dengan bus sapu jagat," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta, Jumat, 31 Juli 2020.

    Syafrin menuturkan jumlah bus otomatis ditambah bila antrean penumpang mulai keluar halte. Jarak antarbus (headway) tak lagi 3-5 menit. Bus yang sudah dipenuhi penumpang langsung berangkat dan diganti bus kosong lainnya.

    Ia mencontohkan Halte Pinang Ranti, Halte Klender, dan Halte Cawang UKI sudah tak ada lagi penumpukan penumpang. Syafrin menyebut bus cadangan disediakan sejumlah 10 persen dari jumlah bus yang dioperasikan.

    "Jadi ini yang kita kerahkan seluruhnya," kata dia.

    PT TransJakarta mengklaim berhasil mengurai penumpukan penumpang di halte maupun di armada hingga 80 persen. Penguraian kepadatan selama pemberlakuan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

    Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan selama PSBB transisi PT TransJakarta menerapkan pola pengaturan khusus. Tujuannya, untuk mengurangi kepadatan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.

    "Penerapan mekanisme ini telah teruji dapat menurunkan tingkat kepadatan dan penumpukan pelanggan di halte-halte transit pada jam-jam sibuk dengan kecepatan dan ketepatan angkut hingga lebih dari tiga kali dari waktu normal," kata Nadia di Jakarta, Kamis, 11 Juni 2020.

    Nadia menyampaikan setelah berbagai uji coba mekanisme pengiriman armada yang telah dimodifikasi, pada hari kelima kepadatan penumpang sudah dapat ditangani. PT TransJakarta mencatat waktu urai berhasil diturunkan lima menit dari 25-30 menit pada awal PSBB transisi.

    "Lalu, penurunan kepadatan dan penumpukan pelanggan turun hingga 80 persen. Upaya yang dilakukan TransJakarta untuk setiap menit berjibaku mengurai kepadatan dan penumpukan pelanggan selain melakukan modifikasi adalah memastikan sterilisasi jalur untuk kelancaran perjalanan dispatch," ujar dia.

    PT TransJakarta juga menambah personel pengatur kepadatan dan penumpukan pelanggan di halte dan antrean. Mereka juga bertugas mengatur dan mengawasi kepadatan dalam bus.


    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id