Kasus DBD di Jakpus Turun 25 Persen

    Christian - 16 Mei 2020 01:21 WIB
    Kasus DBD di Jakpus Turun 25 Persen
    Ilustrasi DBD. Medcom.id
    Jakarta: Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari menyebut kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) mengalami penurunan. Meski begitu semua pihak diminta tetap menjaga kebersihan.

    "Jika dibandingkan bulan Maret dari yang datanya 121 kasus, di bulan April itu 89 kasus. Jadi artinya turun. Terjadi penurunan sekitar 25 persen dibandingkan tahun lalu," kata Erizon saat dihubungi, Jumat, 15 Mei 2020.

    Erizon menyebut penurunan kasus DBD sangat baik dibandingkan tahun lalu. Pasalnya tren kasus DBD pada masa pancaroba antara Maret dan April memiliki jumlah yang relatif sama.

    "Ini menunjukkan ada perbaikan yang positif," kata Erizon.

    Dia menduga penurunan kasus DBD karena penerapan work from home (WFH) selama pandemi virus korona (covid-19). Sehingga warga lebih memperhatikan kebersihan lingkungan.

    "Kita berasumsi mungkin karena masyarakat lebih banyak di rumah, jadi mereka lebih sering berbenah. Tapi ini asumsi saja sih," kata Erizon.

    Meski begitu, Erizon meminta juru pemantau jentik (jumantik) mandiri tetap mengantisipasi DBD di tengah pandemi covid-19. Sebab, ini merupakan penyakit rutin.

    Jumantik mandiri diminta mewajibkan pemilik rumah aktif melakukan kegiatan pencegahan DBD atau 3M. Seperti, rajin menguras bak mandi, menutup tempat-tempat penampungan air, hingga mengubur barang bekas.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id