Pemprov DKI Perlu Ajak Seniman Bahas Revitalisasi TIM

    Cindy - 28 November 2019 00:17 WIB
    Pemprov DKI Perlu Ajak Seniman Bahas Revitalisasi TIM
    Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono. Foto: Medcom.id/Cindy
    Jakarta: Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta berencana mempertemukan para seniman Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta. Mereka perlu bertemu untuk membahas penolakan seniman terhadap pembangunan hotel bintang lima di TIM. 

    "Nanti dipertemukan dengan SKPD terkait, yaitu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Kita akan sama-sama diskusikan agar apa yang dikeluhkan seniman bisa ditangkap oleh Pemprov DKI," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu 27 November 2019. 

    Gembong menuturkan, pihaknya sudah menampung usulan dari para seniman. Mereka sepakat menolak keberadaan hotel bintang lima. 

    Para seniman juga meminta agar PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memoratorium rencana tersebut. Mereka ingin diajak berdiskusi soal pembangunan hotel. 

    "Para seniman ingin ada duduk bersama karena nanti yang akan menggunakan mereka, mereka sebagai pengguna harus diajak bicara," sambung Gembong.

    Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta mempertanyakan pembangunan hotel bintang lima di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Anggota dewan minta pembangunan hotel dibatalkan. 

    "Tempat menginap saya kira itu kurang menarik bagi masyarakat, enggak usah ada hotel di situ," ucap Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik saat rapat APBD 2020 di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 27 November 2019. 

    Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi mengaku bingung dengan rencana pembangunan hotel di TIM. Rencana revitalisasi TIM sebelumnya tak memasukkan pembangunan hotel. 

    "Memang ada ya Jakpro (PT Jakarta Propertindo) merencanakan pembangunan hotel di situ?" tanya ketua Banggar DPRD DKI itu. 

    DPRD DKI memutuskan memangkas anggaran revitalisasi TIM Rp400 milliar. Sehingga, dana penyertaan modal daerah (PMD) buat Jakpro turun dari Rp3,106 triliun menjadi Rp2,706 triliun.



    (DMR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id