Sandi Janji Tambah Subsidi bila Harga Telur Meroket

    M Sholahadhin Azhar - 19 Juli 2018 15:51 WIB
    Sandi Janji Tambah Subsidi bila Harga Telur Meroket
    Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
    Jakarta: Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno memastikan pihaknya memantau lonjakan harga telur dan daging ayam. Dia berjanji menambahkan subsidi melalui APBD Perubahan untuk mengatasi hal ini.

    "Kita ingin betul-betul siap menambah subsidi seandainya harga telur atau ayam melonjak tinggi karena ini merupakan bagian yang disubsidi dalam program pangan murah kita," kata Sandiaga di Slipi, Jakarta Barat, Kamis, 19 Juli 2018.
    Sandi telah mengarahkan Biro Perekonomian dan Klaster Pangan menghitung angka pasti peningkatan harga. Dari sana, anggaran penambahan subsidi bisa ditetapkan. Pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) pun diminta tak khawatir.

    "Kita harus menyiapkan anggaran tambahan untuk memastikan subsidi dan program pangan murah itu masih bisa berjalan untuk penerima fasilitas KJP yang sekitar hampir Rp900 ribu itu," ungkap Sandiaga.

    Prinsipnya, ia ingin Pemerintah Provinsi (Pemprov) mendekat dan membantu masyarakat saat ada turbulensi harga. Dengan begitu, masyarakat tak merasa ditinggalkan oleh pemerintah. 

    "Saat keadaan ekonomi susah pemerintah jangan malah memberatkan, membebani masyarakat, justru harus membantu," imbuhnya.

    APBD Perubahan terganjal

    Sandiaga mengeluhkan tahapan menuju APBD Perubahan. Pasalnya, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi belum menandatangani laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) dengan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (SiLPA) sebanyak Rp 13 triliun. Padahal, persetujuan soal laporan itu diperlukan sebagai syarat APBD Perubahan. 

    Baca: Harga Telur di Tingkat Peternak Terkoreksi Turun ke Rp21.000/Kg

    Menurut Sandiaga, proses ini harus dipisahkan dari politik. Secara prinsip, ia ingin LKPJ berjalan dan memuluskan APBD perubahan. Dia tak mau energi Pemprov dan DPRD DKI dikuras membicarakan isu politik tanpa memikirkan rakyat. 

    "Yang masyarakat ingin program pangan murah ini dilanjutkan dan untuk dilanjutkan kita butuh tambahan anggaran untuk menyiapkan subsidinya," pungkas Sandiaga.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id