Penjualan Saham Perusahaan Bir DKI Disebut untuk Penanganan Covid-19

    Sri Yanti Nainggolan - 04 Maret 2021 05:37 WIB
    Penjualan Saham Perusahaan Bir DKI Disebut untuk Penanganan Covid-19
    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau Ariza. DOK Istimewa



    Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berniat menjual kepemilikan saham di emiten produsen bir merek Anker, PT Delta Djakarta (DLTA). Hasil penjualan akan digunakan untuk kebutuhan masyarakat.

    "Umpamanya untuk kepentingan covid-19, kepentingan pendidikan, kepentingan masyarakat umum, kepentingan infrastruktur," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 3 Maret 2021.






    Pihak Pemprov dan DPRD DKI tengah berdiskusi terkait penjualan saham itu. Restu DPRD DKI diperlukan untuk melepas saham tersebut.

    "Bisa sebetulnya tidak ada yang dilanggar, tinggal sekarang bisa tidak dilaksanakan secepatnya," ucap Riza.

    (Baca: Perusahaan Bir Klarifikasi Kepemilikan Saham Pemprov DKI)

    Riza yakin pada akhirnya akan ada solusi terkait penjualan saham itu. Dia menyebut kepentingan masyarakat paling penting.

    "Tugas kami, eksekutif bersama DPRD adalah memastikan mencari solusi yang terbaik bagi siapa? Bagi masyarakat Jakarta. Bukan bagi kami," tutur Riza.

    Pemprov DKI mempunyai 26,5 persen saham dari PT DLTA. Sebanyak 58,33 persen dimiliki San Miguel Malaysia (L) PTE LTD, perusahaan miras asal Malaysia, dan sisanya publik.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id