Uji Coba Sekolah Tatap Muka di DKI Diperluas Jika Berhasil

    Kautsar Widya Prabowo - 07 April 2021 08:05 WIB
    Uji Coba Sekolah Tatap Muka di DKI Diperluas Jika Berhasil
    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Istimewa



    Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan sekolah yang akan mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka bakal diperluas jika uji coba berhasil dengan baik. Uji coba dengan melibatkan 85 sekolah dimulai pada Rabu, 7 April 2021.

    "Akan diuji coba tatap muka sekolah selama sementara dua bulan ke depan, mudah-mudahan ini bisa meyakinkan kita semua bisa mempersiapkan sarana dan prasarana dengan baik," ujar Ariza di Balai Kota, Jakarta, Selasa, 6 April 2021.






    Ariza berharap peserta didik dan tenaga pengajar dapat menjalankan uji coba metode pembelajaran campuran dengan baik. Selain tatap muka, sejumlah siswa melaksanakan KBM secara daring. 

    "Mohon dukungan untuk semua kita akan uji coba untuk sekolah tatap muka secara terbatas antara online dan offline," jelasnya. 

    Baca: Ombudsman Ingatkan DKI Soal Kesiapan Prokes Uji Coba PTM

    Dia memastikan protokol kesehatan akan diterapkan secara disiplin selama KBM tatap muka. Salah satu aturan yang diterapkan selama KBM ialah menjaga jarak 1,5 meter.

    Sementara itu, Humas Dinas Pendidikan DKI Taga Radja menjelaskan ada tahapan seleksi untuk mengizinkan sekolah menggelar pembelajaran tatap muka. Dinas Pendidikan DKI juga akan melihat kesiapan sekolah dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

    "Ternyata dari 100 (sekolah yang diasesmen) itu sisanya 85 sekolah piloting (percontohan), SD, SMP, SMA, SMK," ujar Taga.

    Menurut dia, ada dua tahap seleksi untuk menggelar pembelajaran tatap muka. Tahap pertama, Dinas Pendidikan DKI melihat kondisi kesehatan guru, kesiapan siswa, dan sarana prasarana kesehatan.

    Tahap kedua, Dinas Pendidikan DKI mengkaji kesiapan sekolah dalam mengatur proses pembelajaran. Kegiatan belajar akan digabung antara daring dan langsung.

    "Setelah mengikuti asesmen, maka sekolah harus mengikuti pelatihan Dinas Pendidikan untuk menguatkan kesiapan guru dan sarana prasarana yang ada," jelasnya.


    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id