Tudingan Politik Uang Diklaim Memperlambat Pemilihan Wagub DKI

    Theofilus Ifan Sucipto - 22 Juli 2019 13:26 WIB
    Tudingan Politik Uang Diklaim Memperlambat Pemilihan Wagub DKI
    Wakil Ketua Pansus Wagub DKI Jakarta Bestari. ANT/Aprilio Akbar.
    Jakarta: Panitia Khusus (Pansus) wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta menilai tudingan politik uang memperlambat proses pemilihan pengganti Sandiaga Uno. Pimpinan DPRD DKI disebut ingin menunggu bukti tudingan itu.

    "Mungkin menurut saya akhirnya pimpinan (DPRD) menunggu bukti dari PSI (Partai Solidaritas Indonesia). Bisa saja begitu," kata Wakil Ketua Pansus wagub DKI Bestari Barus saat dihubungi di Jakarta, Senin, 22 Juli 2019.

    Ketua Fraksi NasDem itu meminta Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta Rian Ernest mempertanggungjawabkan tudingan itu. Ia menyebut tudingan itu seperti kampanye antikorupsi.

    "PSI kampanye model antikorupsi sampai dilaporkan (oleh Politisi Demokrat Taufiqurrahman)," ujar Bestari.

    Baca: Rapat Paripurna Wagub DKI Batal

    Wakil Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta Rian Ernest Tanudjaja menuding ada politik uang dalam pemilihan wagub. Hal itu dilontarkan Rian melihat berlarutnya pemilihan wagub.
     
    PSI, kata Rian, mendengar kabar ada dugaan politik uang dalam pemilihan pengganti Sandiaga Uno. Menurut dia, transaksi uang ditujukan agar legislator DKI mau datang dan memenuhi syarat kuorum pemilihan wagub.

    Anggota DPRD DKI Jakarta Taufiqurrahman pun tak senang dengan tudingan itu. Taufiqurrahman melaporkan Rian ke Polda Metro Jaya. Rian diminta membuktikan tudingan yang disebut mencemarkan nama baik DPRD DKI itu.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id