Pengamat: Jakarta Darurat Drainase

    Media Indonesia.com - 02 Februari 2020 20:39 WIB
    Pengamat: Jakarta Darurat Drainase
    Underpass Kemayoran kembali Banjir. Foto: Twitter TMC Polda Metro.
    Jakarta: Banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta, seperti kawasan Monas, dan Kemayoran, disebabkan sistem drainase yang buruk. Pasalnya, genangan muncul hanya akibat hujan lokal yang turun dalam waktu semalam. 

    "Ibaratnya, kota Jakarta sudah dikatakan darurat drainase," kata pengamat tata kota Yayat Supriatna kepada Media Indonesia, Jakarta, Minggu, 2 Februari 2020.

    Yayat mengatakan Pemprov DKI Jakarta masih menggunakan drainase di masa kolonial. Dia tak tahu drainase tersebut bisa digunakan berapa tahun lagi. Terlebih, kondisi Ibu Kota sudah jauh berbeda dibandingkan puluhan tahun lalu.

    "Bentang alam dahulu masih banyak tumbuhan, rawa, situ, dan lainnya, sekarang sudah banyak dicor. Ditambah lagi dengan kondisi permukaan tanah di Jakarta yang terus mengalami penurunan," kata dia.

    Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta juga kurang memperhatikan dan merawat drainase, terutama yang tertutup. Hal tersebut memungkinkan adanya penyempitan, bertambahnya lumpur, maupun sampah yang tidak terdeteksi.

    Yayat menyarankan Pemprov DKI Jakarta segera melakukan audit untuk mengetahui kesalahan yang harus diatasi demi mencegah terjadinya banjir hingga 5 Februari 2020, seperti prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pengecekan bisa dilakukan dari baik dar segi tata air, desain, atau adanya penyempitan karena sampah yang menumpuk pada saluran drainase

    "Harus segera dipetakan masalahnya, daerah Monas juga harus disiagakan," ucap dia.

    Pemprov DKI Jakarta diminta menyiagakan mobil pompa di titik krusial seperti Monas, Kemayoran, dan wilayah lain. Dengan begitu, banjir bisa segera teratasi. (Suryani Wandari Putri Pertiwi/Media Indonesia)



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id