Perketat Prokes, KAI Commuter Kurangi Kapasitas Penumpang KRL

    Putri Anisa Yuliani, Media Indonesia.com - 06 Juli 2021 07:49 WIB
    Perketat Prokes, KAI Commuter Kurangi Kapasitas Penumpang KRL
    Ilustrasi KRL. MI/Risky Andrianto



    Jakarta: PT KAI Commuter memperketat protokol kesehatan (prokes) di dalam gerbong kereta selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Pengetatan diperlukan menyusul adanya pembatasan jumlah penumpang yang diizinkan selama masa PPKM darurat, yakni sebanyak 52 orang.

    "Kami tetap beroperasi untuk melayani pengguna sesusai protokol kesehatan dan aturan yang berlaku, bukan untuk melayani sebanyak mungkin pengguna," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, dalam keterangan resmi, Senin, 5 Juli 2021.

     



    Untuk menjaga agar jumlah pengguna sesuai aturan, KAI Commuter bahkan melakukan penyekatan lebih ketat di stasiun. KAI Commuter juga terus mengevaluasi aturan antrean saat jam sibuk agar berlangsung lebih teratur dan tetap menjaga jarak aman di area stasiun.

    "Namun, kami juga mengimbau para pengguna jika masih harus naik KRL di masa PPKM darurat ini dapat melakukan perjalanan di luar jam sibuk agar terhindar dari potensi kepadatan di stasiun," kata dia.

    Baca: PT KAI Commuter: Kebersihan Kereta Harga Mati

    Layanan KRL pada PPKM darurat hari ini berjalan kondusif. Volume pengguna KRL juga melanjutkan tren turun selama beberapa pekan terakhir.

    Anne menyebut pengguna KRL hari ini mencapai 198.198. Jumlah itu turun 24 persen dibanding Senin, 28 Juni 2021.

    KAI Commuter mendukung penerapan PPKM darurat dengan melanjutkan tes acak antigen di sejumlah stasiun. Untuk hari ini, tes acak antigen bagi calon penumpang digelar di Stasiun Rangkasbitung, Solo Balapan, dan Yogyakarta.

    "Hari ini 421 tes antigen dilakukan di sembilan lokasi tersebut dengan hasil 22 calon penumpang reaktif," ujar Anne.

    KAI Commuter juga mulai mewajibkan para pengguna memakai masker ganda sesuai rekomendasi para dokter dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Edukasi dan sosialisasi terkait kebijakan ini akan terus dilakukan selama beberapa hari mendatang.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id