Pijakan JPO Futuristis Tak Kuat 'Melawan' Roda

    Sri Yanti Nainggolan - 14 November 2019 14:28 WIB
    Pijakan JPO Futuristis Tak Kuat 'Melawan' Roda
    Sejumlah warga menggunakan skuter listrik GrabWheels di Kawasan FX Sudirman, Jakarta Pusat. Foto: MI/Adi Maulana Ibrahim
    Jakarta: Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menegaskan jembatan penyeberangan orang (JPO) futuristis hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Bahan bangunan yang dipakai tak disiapkan untuk dilintasi kendaraan beroda.

    "Bukan (buat) main skuter. Lawan roda, ya kalah," kata Hari saat dihubungi, Kamis, 14 November 2019. 

    Hari menjelaskan pijakan JPO futuristis bermaterial kayu dengan merek Conwood Indonesia. Material ini dipakai di JPO Bundaran Senayan, Gelora Bung Karno, dan Polda Metro. Bahan ini berbeda dengan pijakan JPO biasa berbahan beton.

    "Kalau beton ya tak rusak (dilalui skuter)," terang dia. 

    Menurut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sedang menggodok aturan agar JPO tak dilintasi kendaraan beroda. Hal ini untuk mengantisipasi skuter listrik atau kendaraan dengan roda besi. 

    "Kalau kursi roda, tak masalah. Kan bannya beda dengan skuter," tambah dia. 

    Tiga JPO rusak akibat dilintasi skuter listrik. Dinas Bina Marga sedang memperbaiki kerusakan di JPO futuristis itu. Rehabilitasi diperkirakan selesai, Jumat, 15 November 2019. 

    Dinas Perhubungan (Dishub) DKI akan memberikan sanksi kepada pengguna otopet listrik di JPO. Grab selaku penyedia rental otopet listrik, GrabWheels, juga bakal dipanggil.

    "Kami sudah sampaikan bahwa otopet tidak boleh ada di trotoar karena itu menganggu pejalan kaki. Kemudian enggak boleh beroperasi di JPO, bahkan kita larang beroperasi di HBKB (Hari Bebas Kendaraan Bermotor)," kata Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo, Rabu, 13 November 2019.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id