Buntut Kerumunan BTS Meal, Polisi Periksa Manajemen Gerai McDonald's

    Siti Yona Hukmana - 10 Juni 2021 13:14 WIB
    Buntut Kerumunan BTS Meal, Polisi Periksa Manajemen Gerai McDonald's
    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 8 Desember 2020. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana



    Jakarta: Polisi mengklarifikasi sejumlah pengelola gerai McDonald's di Jakarta yang kedapatan menciptakan kerumunan akibat promo BTS Meal. Pemeriksaan dilakukan di kantor kepolisian sektor (polsek) dan kepolisian resor (polres).

    "Manajemen gerainya sudah diklarifikasi, artinya diambil keterangan. Mereka minta maaf dan akan memperbaiki sistem untuk tidak terjadi kerumunan seperti kemarin," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 10 Juni 2021. 

     



    Menurut dia, belum ada penyelidikan mengarah pada tindak pidana dalam kasus kerumunan tersebut. Polisi, kata dia, terlebih dahulu mengedepankan langkah preventif. 

    Baca: Bikin Geleng-geleng, Sisca Kohl Borong BTS Meal dan Dibikin Es Krim

    "Kita klarifikasi dulu, preventif dulu, nanti kita sambil lihat hasilnya. Mereka mengakui, minta maaf, karena cepat langsung kita bubarkan semuanya," ungkap Yusri. 

    Sebanyak 32 restoran siap saji McDonald's di Jakarta disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) karena kerumunan massa buntut promo BTS Meal pada Rabu, 9 Juni 2021. Detailnya, 12 gerai diberi sanksi teguran tertulis, 19 gerai diberi sanksi penutupan 1x24 jam, dan satu gerai disegel 3x24 jam.

    Paket menu makanan favorit BTS hadir di Indonesia mulai Rabu kemarin. BTS Meal yang terinspirasi dari resep populer dari McDonald's Korea Selatan diserbu penggemar boy band tersebut di Tanah Air.

    Kondisi ini membuat kerumunan bermunculan di restoran makan cepat saji itu. Gerai McDonald's di Gambir, Cideng, Kramat Raya, Raden Saleh, dan Pegangsaan Menteng bahkan dikenai sanksi denda Rp50 juta karena melanggar protokol kesehatan. 

    "Karena ada kerumunan yang luar biasa maka Satpol PP mengambil tindakan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Rabu, 9 Juni 2021.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id