Anies: Kenaikan Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Imbas Libur Panjang

    Selamat Saragih, Media Indonesia.com - 25 November 2020 05:06 WIB
    Anies: Kenaikan Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Imbas Libur Panjang
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Cindy.
    Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut kenaikan kasus aktif covid-19 di Ibu Kota imbas dari libur panjang 28 Oktober hingga 1 November 2020. Libur panjang berdampak signifikan terhadap penyebaran virus korona.

    "Ketika (kasus) turun, ada long weekend yang kita laksanakan, konsekuensinya sekarang kita mulai menyaksikan kenaikan (kasus) lagi," kata Anies dalam webinar yang diselenggarakan DPMPTSP DKI Jakarta, Selasa, 24 November 2020.

    Anies mengatakan peningkatan kasus penularan covid-19 juga berbanding lurus dengan banyaknya kegiatan masyarakat di luar rumah. Mobilitas penduduk dianggap Anies salah satu faktor naiknya kasus aktif covid-19 di Jakarta.

    "Makin tinggi warga berada di luar rumah, makin tinggi peningkatan kasus covid-19," katanya.

    Anies menilai kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan menurun. Menurutnya, dalam grafik, kasus aktif tertinggi terjadi pada September lalu dan mulai menurun pada Oktober dan awal November.

    Baca: 38 Warga Petamburan Positif Covid-19

    Namun, kasus aktif covid-19 kembali meningkat beberapa hari terakhir, yang semula berada di bawah garis grafik 8.000 kasus aktif, kini kembali sejajar pada angka 8.000 kasus aktif.

    "Jadi terlihat ada korelasi antara pengetatan kolektif dengan pertumbuhan laju angka kasus aktif di Jakarta," ucap Anies.

    Dari grafik yang dipaparkan Anies pada September lalu, kasus aktif covid-19 sempat di atas angka sebanyak 12.000 pasien. Karenanya saat itu Anies memutuskan untuk menarik rem darurat dan memperketat PSBB transisi.

    "Lompatan itu terjadi di bulan September, di sinilah kami kemudian terpaksa melakukan emergency brake," katanya.

    Anies mengatakan sebanyak 49 persen kasus aktif merupakan pasien covid-19 yang tertular dalam kurun waktu 12 hari pertama September. Begitu juga 25 persen angka covid-19 secara keseluruhan di Jakarta disumbang dari 12 hari pertama pada September.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id