Kapolda Metro Jaya Mereplikasi Kampung Tangguh Semeru di DKI

    Media Indonesia.com - 12 Januari 2021 20:04 WIB
    Kapolda Metro Jaya Mereplikasi Kampung Tangguh Semeru di DKI
    Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran (tengah) di Mapolda Metro Jaya, Senin, 7 Desember 2020. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran ingin mewujudkan Jakarta sehat dan aman. Dia memastikan setiap wilayah zona merah mengoptimalkan program kampung tangguh jaya guna menekan penyebaran covid-19 dan membantu meringankan kebutuhan warga. 

    Pada Senin, 11 Januari 2021, Fadil bersama Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman terjun langsung ke Mapolsek Ciledug yang masih menjadi zona merah covid-19. Keduanya kemudian beranjak ke Mapolsek Kebayoran Baru. 

    Baca: Satgas: Tempat Tidur RS di Jakarta Hampir Penuh

    Dua mapolsek itu menjadi titik awal mengintensifkan program kampung tangguh jaya sekaligus memberi dukungan kepada personel. Fadil juga bersilahturahmi dengan masyarakat agar saling membantu menekan penyebaran covid-19 dan meringankan beban kebutuhan hidup warga. 

    "Pada hari yang bersamaan, seluruh jajaran Polda Metro Jaya juga bergerak dengan cita-cita yang sama," kata Fadil dalam keterangan tertulis, Selasa, 12 Januari 2021.

    Kampung Tangguh Jaya merupakan replikasi dari kampung tangguh Semeru yang pernah digagas Fadil ketika menjadi kapolda Jawa Timur. Sebanyak 1.559 kampung tangguh Semeru pernah berhasil dibangun. 

    Program itu hasil kolaborasi bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen Widodo Iryansyah, Forkominda, perguruan tinggi, media, pengusaha dan komponen masyarakat sampai ke tingkat RT. Mendapat sambutan positif dari Presiden Joko Widodo, program tersebut diadopsi menjadi program nasional dengan nama kampung tangguh nusantara.

    Konsep kampung tangguh Jaya yang dikembangkan di DKI Jakarta menggunakan pendekatan berbasis problem oriented policing (POP) melalui scanning, analisis, respons, dan asesmen. Penerapannya mengedepankan beberapa langkah sentral, seperti transformation organization, community partnership, problem solving, dan community mobilitation

    "Tidak bisa juga dipungkiri bahwa faktor keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh konsep yang apik. Juga ditentukan oleh kerja sama yang baik dan sinergisitas multistakeholder serta saling menghormati," ujar Fadil.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id