Pajak 'Lahan Tidur' di Jalan Protokol Bakal Naik

    Nur Azizah - 23 April 2019 17:00 WIB
    Pajak 'Lahan Tidur' di Jalan Protokol Bakal Naik
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
    Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengancam akan menaikkan pajak bumi dan bangunan (PBB) bagi lahan kosong di sepanjang Jalan protokol Ibu Kota. Kenaikannya mencapai dua kali lipat.

    Sebaliknya, Anies akan memberikan potongan harga bagi warga yang memanfaatkan lahan untuk ruang terbuka hijau. Mereka hanya perlu membayar 50 persen dari total tagihan PBB.

    "Lahan kosong di jalan protokol seperti Cawang-Slipi, apabila tidak digunakan akan naik dua kali lipat. Naik 200 persen. Tetapi, kami memberikan keleluasaan bila mereka membuka tanah kosong itu untuk lahan terbuka yang bisa diakses untuk masyarakat, maka PBB dipotong 50 persen," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, 23 April 2019.

    Baca: Anies Sasar Gedung Tinggi Jadi Penambal PBB

    Tujuan kebijakan itu untuk memudahkan Pemprov dalam menyediakan RTH lebih banyak. Salah satu lahan yang bisa dijadikan RTH yakni di jalan Sudirman.

    "Bayangkan di Jalan Sudirman banyak lahan yang ditutup pakai seng. Di situ tempat nyamuk dan segala macam masalah. Kami berikan pilihan, anda mau tutup pakai seng enggak masalah, tapi bayar PBB dua kali lipat. Atau anda buka dan jadi taman, dan PBB jadi 50 persen," pungkas dia.

    Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menuturkan cara tersebut bisa memangkas biaya belanja pemerintah. Sebab, Pemprov bisa membangun taman tanpa membeli lahan.

    "Kita selama ini selalu belanja, beli lahan, padahal sebenarnya enggak harus beli lahan. Cukup dengan memberikan diskon seperti ini," pungkas dia.



    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id