RPTRA Dibuka untuk Jogging dan Refleksi

    Christian - 08 Juni 2021 08:53 WIB
    RPTRA Dibuka untuk <i>Jogging</i> dan Refleksi
    Ilustrasi taman kota. Antara/Akbar Nugroho Gumay



    Jakarta: Seluruh Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jakarta Pusat telah dibuka untuk umum. Aturan protokol kesehatan (prokes) diterapkan karena pandemi covid-19 belum berlalu.

    Kepala Seksi Pemberdayaan Suku Dinas (Sudin) Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Pusat, Bangun Manalu, menyebut 50 RPTRA di Jakarta Pusat sudah dibuka. Namun, kegiatan warga di RPTRA masih dibatasi sesuai Surat Kepala Dinas PPAPP Nomor 131 Tahun 2021.

     



    "Hanya jogging track dan refleksi. Walaupun dibuka, tetap aturan protokol kesehatan diterapkan," ucap Bangun Manalu saat dihubungi, Selasa 8 Juni 2021.

    RPTRA dibuka sepanjang 07.00-17.00 WIB dan dibatasi 50 persen kapasitas normal. Pengunjung di atas 60 tahun (lansia) atau anak di bawah 9 tahun juga masih dilarang masuk.

    "Pengunjung yang punya penyakit komorbid tidak boleh masuk ke dalam RPTRA," kata Bangun.

    Sebagian besar fasilitas RPTRA tidak dapat digunakan. Di antaranya, fasilitas in-door, musala, aula, perpustakaan, ruang laktasi, ruang pengelola, dan ruang PKK Gross Mart.

    "Kalau fasilitas outdoor itu seperti lapangan olahraga, futsal, voli, badminton, basket. Fasilitas alat permainan anak-anak. Seperti, jungkat-jungkit, ayunan, perosotan, terowongan panjatan, air mancur, spring rock," terang dia.

    Baca: 16 Taman Kota Jakarta Kembali Dibuka

    Petugas bakal mengawasi kegiatan warga di RPTRA seperti memeriksa suhu tubuh dan mendata identitas pengunjung. Warga diimbau menjaga jarak 2 meter selama di taman.

    Pengelola RPTRA wajib memberi tanda pada fasilitas yang tidak bisa dimanfaatkan masyarakat. RPTRA harus ditutup jika wilayah tersebut masuk dalam zona merah, .

    Camat Cempaka Putih Andri Ferdian menyambut baik RPTRA telah dibuka kembali. Beragam fasilitas di RPTRA yang selama ini dimanfaatkan tak bisa karena telah 1 tahun ditutup.

    "Agar tidak ada kerumunan, pasti kita kerahkan Satpol PP untuk menjaga. Masyarakat kita minta patuh untuk memutus mata rantai persebaran kasus covid-19," ucap Andri di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id