Regulasi Otopet Listrik Digodok Sejak Oktober

    Sri Yanti Nainggolan - 14 November 2019 18:11 WIB
    Regulasi Otopet Listrik Digodok Sejak Oktober
    Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. Foto: Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan
    Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menampik terlambat menyiapkan aturan otopet listrik. Regulasi masih dikaji. 

    "Begitu akhir Oktober otopet listrik masuk, kami sudah lakukan kajian," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta, Kamis, 14 November 2019. 

    Syafrin mengungkapkan kajian bersifat komprehensif dilakukan pada seluruh tataran elemen masyarakat baik pengguna maupun yang terdampak otopet listrik. Kajian ditargetkan selesai awal Desember 2019. 

    Dia memastikan penggunaan otopet listrik tak disetop meski belum ada regulasi yang mengatur penggunaannya. Sebab, ada kawasan khusus buat menggunakan kendaraan itu. 

    "Anda silakan beroperasi di kawasan terbatas, kawasan khusus yang oleh pengelolanya boleh," kata dia. 

    Sebanyak tiga jembatan penyeberangan orang (JPO) rusak akibat dilintasi otopet listrik. Ketiga JPO tersebut berada di Bundaran Senayan, Gelora Bung Karno, dan Polda.

    Kasus lain, dua pengguna otopet listrik, Ammar, 18, dan Wisnu, 18, tewas tertabrak mobil di sekitar FX Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu, 9 November 2019, sekitar pukul 01.00 WIB. 





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id