Pengunjung Pasrah Monas Belum Dibuka

    Fachri Audhia Hafiez - 21 Juni 2020 12:05 WIB
    Pengunjung Pasrah Monas Belum Dibuka
    Spanduk pemberitahuan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, yang masih ditutup di fase PSBB transisi. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Wawan, 35, pasrah kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat masih ditutup. Padahal, ia sudah berjanji mengajak putranya jalan-jalan.

    "Ke sini (ke Monas) karena nazar (janji) saja anak mau diajak ke Monas," kata Wawan saat berbincang dengan Medcom.id di area parkir Ikatan Restoran dan Taman Indonesia (IRTI) Monas, Jakarta Pusat, Minggu, 21 Juni 2020.

    Warga asal Cikarang, Jawa Barat, ini hanya bisa mengelilingi area IRTI yang berbatasan langsung dengan area halaman silang Monas. Kendati demikian, putra dan istri Wawan tak masalah.

    Ia mengaku tidak tahu Monas masih ditutup."Tapi sudah sampai sini ya gimana. Tadi baru tahu dibilangin sama petugas (sebelum masuk area parkir)," ucap Wawan.

    Pengunjung lainnya, Nana, 38, juga terlanjur datang ke Monas. Ia bersama suami dan kedua anaknya hanya bisa melihat Tugu Monas dari kejauhan.

    "Mungkin lain kali ke sini lagi," ujar warga Depok itu.

    Wawan dan Nana mengaku belum ada rencana untuk beralih ke objek wisata lain di DKI Jakarta yang sudah dibuka, misal Taman Margasatwa Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Impian Jaya Ancol maupun Kepulauan Seribu.

    (Baca: Pengelola Belum Bisa Pastikan Pembukaan Kembali Kawasan Monas)

    Keduanya berharap kawasan Monas bisa kembali dibuka secepatnya serta pandemi virus korona (covid-19) bisa mereda. Sehingga aktivitas warga bisa kembali normal seperti sebelum pandemi.

    Pantauan Medcom.id, kawasan Monas hanya dipenuhi pengunjung yang berolahraga di area parkir IRTI Monas. Pintu barat daya dan pintu timur Monas yang menjadi akses pengunjung juga masih ditutup rapat. Setiap pintu akses dipasang spanduk berisi pengumuman kawasan Monas ditutup hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

    Kawasan Monas sedianya dibuka Sabtu, 20 Juni 2020, namun dibatalkan. Belum ada kepastian objek wisata di pusat Ibu Kota Negara itu kembali dibuka.

    Meski begitu, pengelola Monas telah menyiapkan mekanisme pencegahan virus korona (covid-19). Seperti, pembatasan operasional kawasan Monas, mulai pukul 06.00-17.00 WIB dan di dalam Tugu Monas mulai pukul 08.00-17.00 WIB.

    Kapasitas pengunjung dibatasi 50 persen dari 10.000-20.000 orang per hari. Monas hanya menerima 5.000 pengunjung per hari. Selain itu, pengunjung di Tugu Monas dibatasi hanya 50 orang per jam.

    Pengunjung diwajibkan memakai masker dalam kondisi sehat atau tidak bergejala. Calon pengunjung bakal dicek suhu badan sebelum memasuki kawasan Monas.

    Pengelola juga menyediakan tempat cuci tangan di sejumlah titik. Pengunjung diminta tertib ketika mengantre dan dilarang berkerumun.

    Selain itu, anak di bawah usia lima tahun, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun tidak diperkenankan memasuki kawasan Monas. Mereka masuk kategori rentan tertular virus covid-19.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id